Divisi Teknik HME 2013 2014

Foto diambil pada waktu Makrab STO HME

Sarang Hae

Sarang Hae Oppa

This is how FKBSE ended

FKBSE 2012 in Banyu Biru Village

This is my new classmates in college

Teman-teman baru dari berbagai daerah di Jawa Tengah , hohoho

Six Angels in Waterfalls

6 Angels in "7 Angels Waterfalls" , where is the other angel ?

New Family in Tebet

Coop Batch 12

10 October, 2012

Paket Mikrotik OS

Jika anda melihat screenshoot instalasi mikrotik maka anda akan lihat ada banyak modul disana. Untuk menentukan modul mana yang sesuai kebutuhan jaringan anda, berikut adalah penjelasannya yang saya ambil dari http://www.candra.web.id/

 
1. system : Packet wajib install (inti system mikrotik/paket dasar), berisi Kernel Mikrotik. paket dasar yang berisi  static routing, ip addresses, sNTP, telnet, API, queues, firewall, web proxy, DNS cache, TFTP, IP pool, SNMP, packet sniffer, e-mail send tool, graphing, bandwidth-test, torch, EoIP, IPIP, bridging, VLAN, VRRP etc.). Also, for RouterBOARD platform – MetaROUTER | Virtualization     

2. PPP : Paket yangberhubungan dengan Modem. Untuk membuat Point to Point Protocol Server, Point-to-Point tunneling protocols-PPTP, PPPoE and L2TP Access Concentrators and clients;  PAP, CHAP, MSCHAPv1 and MSCHAPv2 authentication protocols; RADIUS authentication and accounting; MPPE encryption;  compression for PPPoE; data rate limitation; differentiated firewall; PPPoE dial on demand. 

3. DHCP :Dynamic Host Control Protocol client and server, Paket yang menangani pemberian IP Secara dinamis kepada client. Packet yang dibutuhkan apabila ingin membuat dhcp-server (agar  client  bisa mendapatkan ip address otomatis-dynamic IP)*DHCP-DHCP server per interface; DHCP relay; DHCP client; multiple DHCP networks;  static and dynamic DHCP leases; RADIUS support.

 4. Advanced-Tools : Advanced tool berisi tool tool jaringan seperti Ping, traceroute IP scan dan tool bantu lainnya. Tools tambahan untuk admnistrasi jaringan seperti ipscan, bandwidth test, Scanning, Nslookup dan lain lain. 

 5. calea : Kurang begitu tahu, tapi sepertinya dipakai untuk digital forensik jika terjadi insiden di jaringan (Hacking?)

6. GPS : Paket pendukung GPS. 

7. Hotspot : HotSpot user management, dipakai untuk menangani user Hotspot. Packet untuk membuat hotspot gateway, seperti authentication, traffic quota dan SSL HotSpot Gateway with RADIUS authentication and accounting; true Plug-and-Play access for network users; data rate limitation; differentiated firewall; traffic quota; real-time status information;  walled-garden;  customized  HTML  login  pages;  iPass support;  SSL  secure authentication; advertisement support. 

8. ISDN : ISDN support 

9. kvm  : KVM Virtualization 

10. lcd : LCD panel support

11. Mpls : Multi Protocol Labels Switching support, Paket untuk melakukan pengetesan MPLS. 


13. Ntp : Network protocol client and service, Server untuk menangani sinkronisasi waktu dalam jaringan. 

14. routerboard : paket spesifik untuk routerboard. hardware Dari Mikrotik, jika anda memakai PC, jangan diinstall paket ini. 

15. routing : paket untuk menangai dinamik routing. Jika anda hanya memakai untuk keperluan warnet

16. security : IPSEC, SSH, Secure WinBox, Dipakai untuk mengamankan komunikasi  saat mengakses mikrotik

17. ups : Untuk Memonitor UPS

18. user-manager : MikroTik User Manager, paket untuk menangani user yang mengakses Router Mikrotik.

19. wireless  : wireless interface, berisi driver wireless sperti Atheros

Jika anda bingung dengan banyaknya paket saat menginstall, pilih saja paket System, DHCP, advanced tool, hotspot,security, user manager. Itu sudah lebih dari cukup untuk keperluan anda.


05 October, 2012

Mengenal Mikrotik

Semangat pagi kawan. Kali ini aku akan membahas tentang mikrotik. apa itu mikrotik. sebenarnya ini agak gimana gitu yah.. maaf saya jelasinnya baru sekarang padahal postingan sebelumnya pernah saya bahas tentang mikrotik dan gambaran topologinya. Oke, karena sekarang ada praktikum tentang mikrotik lagi, saya akan membahasnya satu persatu.


Mikrotik itu apa ya.? adakah yang belum tau ?
Mikrotik adalah Mikrotik itu sejenis Operating System yang disediakan oleh perusahaan mikrotik untuk menjadikan komputer sebagai router yang handal.. Kenapa memilih mikrotik ? ya karena konfigurasinya lebih mudah dibandingkan server-server router yang lain.

Mikrotik itu ada dua distribusinya, yakni Routerboard (Router Hardware) yang langsung bundle sama OS Mikrotiknya. dan distribusi yang kedua yakni berupa OS Mikrotik sendiri yang bisa diinstal di PC yang sederhana, maksudnyaaaaaaaaaa yang spesifikasinya gak tinggi-tinggi banget tapi tetep bisa. Misalnya pentium II, III, IV.

Jika ingin mencoba dikomputer anda sendiri, anda bisa mendownloadnya di http://download2.mikrotik.com/mikrotik-5.20.iso ini versi 5.20 , kalo mau pilih pilih dulu atau baca-baca dulu la silahkan menuju ke http://mikrotik.com. ISO bisa anda bakar ke CD. Download ISO ini hanyalah Mikrotik versi trial dengan batasan waktu pemakaian 24 jam. Jadi misalkan hari ini anda belajar mikrotik 12 jam setiap hari, jadi anda hanya bisaa belajar 2 harian. CATATAN PENTING: 24 dihitung dari uptime total.

Fitur Layanan Jaringan Pada Mikrotik
1. Firewall and NAT,packet filtering; source and destination NAT; classification by source MAC, IP addresses, ports, protocols, protocol options, interfaces, internal marks, content, matching frequency


2. Routing, RIP v1 / v2, OSPF v2, BGP v4; Equal cost multi-path routing; Policy based routing; firewall marked packet routing 
 
3. Bridging, spanning tree protocol; multiple bridge interfaces; bridge firewalling 
 
4.Data Rate Management (bandwidth Management) ,per IP / protocol / subnet / port / firewall mark; HTB, RED, SFQ, byte limited queue, packet limited queue; hierarchical limitation, CIR, MIR, contention ratios  

5.Point-to-Point links, ISDN dial-out and dial-in; RADIUS authentication/accounting; onboard serial ports; modem pool; PPTP and L2TP encrypted tunnel (VPN); PPTP, PPPoE and L2TP Access Concentrator and client 

6. IP Tunnels ,IPIP tunnels, EoIP (Ethernet over IP)  
 
7. IPsec,IP encryption (IP security) 
 
8. VLAN, Virtual LAN support 
 
9. DHCP, DHCP server per interface; DHCP client 
 
10. HotSpot, HotSpot Gateway with RADIUS authentication/accounting 
 
11. Universal Client, Transparent address translation not depending on the client’s setup 
 
12. NTP, Network Time Protocol server and client (dipakai untuk sinkronisasi waktu antara server dan
client) 
 
13. Monitoring/Accounting ,IP traffic accounting, firewall actions logging 
 
14. Tools standar jaringan ,ping; traceroute; bandwidth test; ping flood; telnet; SSH; packet sniffer
 
15. DNS client  DNS Cache,name resolving for local use; Dynamic DNS Client 
 
16. SNMP,read-only access
 
17. Web proxy server (berbasis squid)
Oh iya,mikrotik sangat mudah di pahami dan di setting via winbox hlo, bisa lewat ssh atau telnet tapi  berbasis GUI. yang berbasis GUI ya lewat Winbox itu..

Segini dulu postingannya. Besok lanjut ke instalasi mikrotik dan penjelasan modul-modul yang disediakan oleh mikrotik.

Jangan khawatir jika anda gak punya PC lawas atau routerboard buat praktek. install aja Virtual Machine Workstation, dan saya juga menggunakan itu, nanti saya akan menjelaskan langkah-langkahnya. Oke c u bubbye... :)

01 October, 2012

Install Ubuntu Desktop 9.0

Hi... This time I will show u how to install Ubuntu Deskto 9.0. Oke saya menginstall ubuntu ini dengan software Virtual Machine Workstation. Sebelumnya karena saya sudah pernah posting bagaimana membuat New Virtual Machine atau Create Virtual Machine, langsung saja ya ke langkah "Start This Virtual Machine" dimana booting CD sudah di atur menggunakan CD ROM atau ISO file UBUNTU Desktop 9.0 . Bukan Windows XP lagi. hehehe Langkah awal dari instalasi ubuntu akan ada tampilan seperti di bawah ini

Pilih bahasa dengan menggerakkan pake tombol panah atas bawah. Saya pilih English . Lalu tampilan selanjutnya :
Pilih "Install Ubuntu"

Setelah pilih install ubuntu maka ada pilihan bahasa untuk proses instalasinya. maka saya pilih bahasa inggris lagi setelah itu tekan forward.

Nah pada gambar di atas kita mengatur zona waktu dimana kita berada. Oke next adalah memilih layout keyboard, disini saya pilih keyboard layout USA yah QWERTY itu hlo mungkin. hehe
Setelah memilih tipe keyboard, menyiapkan disk space untuk OS Ubuntu ini, saya pilih yang seperti digambar karena memang belum pernah dipartisi harddisknya, kalau sudah pernah dipartisi mungkin anda bisa memilih pilihan yang kedua yaitu membagi sndiri disk space sesuai keinginan anda.

 ingin tahu tentang partisi di Linux baca disini

Lalu setelah membuat partisi langkah selanjutnya adalah memberi nama komputer kita. hehe.. Look at this picture

Yaahhh setelah semua informasi kita masukkan , the next xtep is 
Klik INSTAAAAAAAAAAAAAALL
yeahhh, lalu silahkan tunggu prosesnya yang cukup sangat lama ^_^

Setelah proses nya selesai , si komputer minta di restart..
Harus diturutin karena gak ada pilihan lain .
Setelah di klik maka akan muncul tampilan di bawah ini, tekan enter aja.
Sekarang saatnya Log In , masukkan password yang anda masukkan tadi saat install pada langkah pertama.

Selesai sudah instalasi ubuntu kali ini...
Terima kasih sudah menyimak dengan baik..
Kunjungi lagi blog ini karena ada banyak lagi ilmu yang akan saya share. ^_^ salam



27 September, 2012

NetView Pada VMWare



Kali ini saya akan membahas tentang install aplikasi NetView. Tapi nginstall Netview nya di VMWare. Jadi sebelumnya pada postingan yang berjudul Setting internet di VMWare ini kelanjutannya yakni install aplikasi netview ke Windows Royal yang sebagai OS kedua/OS Virtual.
Langkah awal, saya akan men-share master netview dari Win. XP ke Win.Royal.
Klik kanan folder yang berisi NetView dan pilih “Sharing”
Pada tab sharing, pilih “Share This Folder  on the  Network” dan klik Apply-OK.

Lalu kita buka eplorer di Windows Royal pilih Network Connection maka disitu ada folder yang disahring tadi yang berisi netview.
Copykan master Netview ke Local Disk C, lalu jalankan Setup Net View tersebut. Install Netview seperti install software biasanya ya, Next-Agree-Next Next … Finish
Setelah Netview di install kita jalankan NetView tersebut dengan mengklik shortcut NetView




Sharing Internet Dari OS Utama Ke OS Virtual

Sebelumnya saya telah posting mengenai konfigurasi jaringan LAN di VMWare, namun konfigurasi itu merupak host to host biasa antara OS PC yang asli dengan yang virtual. Kali ini saya akan membahas bagaimana menghubungkan OS virtual yang di VMWare bisa konek internet. Karena computer yang saya gunakan praktek kali ini bukan di LAB melainkan computer sendiri, jadi saya menginstal dari awal untuk OS virtualnya di VMWare. Saya menggunakan Windows Royal, instalasinya sama persis seperti windows XP.

Langkah awal yaitu “NEW VIRTUAL MACHINE” untuk membuat virtual machine baru. Langkahnya sama persis seperti postingan saya yang berjudul membuat VM untuk Win. XP. Cuma di sini yang berbeda yakni pada langkah ini pilih “NAT” agar bisa konek internet.
Setelah semuanya selesai di instalasi, lihat Network Connection pada OS Win. Royal di VMWare. Pilih koneksi LAN nya, dan lihat detail nya apakah sudah mendapatkan IP apa belum, karena secara default pada VMWare pilihan NAT itu DHCPnya aktif. Jadi otomatis client OS ini mendapatkan IP. Dan OS Win. Royal di sini dapet IP 192.168.87.128 gateway 192.168.87.2
Setelah itu cek LAN Connection VM NAT di OS asli kita, kalau aku siyh Win XP. Nah yang di lingkari itu Network Adapter VMWare VMNet 8 yang berhubungan dengan OS Virtual Win.Royal tadi dengan koneksi NAT.

Klik double untuk melihat IP Lengkap dari network adapter ini


satu kelas kan ama yang Win.Royal tadi. Ada pertanyaan? Mungkin anda bingung, ngatur DHCP dari NAT VMWare dimana ya, jawabannya adalah buka VMWare>Menu Edit>Virtual Network Settings>Klik Tab NAT maka disitu bisa mengedit network adapter yang mau dipake sebagai NAT dan mengatur subnet ip dan gateway nya untuk terhubung.

Sudah terjawab lalu kita lanjutkan lagi ke langkah berikutnya. Ping antara kedua client tersebut. Dari OS Win.XP ke Windows Royal dan sebaliknya menggunakan Ping Command Prompt. Jika tidak reply, mungkin anda harus mematikan windows firewall dari kedua OS tersebut.


Setelah keduanya terhubung, mari kita hubungkan OS utama yaitu Windows XP ke internet.saya menggunakan modem dengan kartu Axis. Di connenct kan dulu ya.

Nah sekarang coba kita ngenet dengan Mozilla


Sudah terhubung kan. Lalu lihat OS kedua , OS Virtual , yakni OS Win.Royal.
Awalnya saya ping dulu ke www.google.com

Wow ternyata sudah bisa konek langsung. Hmm mudah kan. Masih belum percaya, kita gunakan internet explorer dari OS virtual Win. Royal tadi. Karena Mozilla nya belum diinstal disitu.

Tuh bisa kan.
Kesimpulane untuk menghubungkan OS virtual di VMWare dengan internet, hubungkan OS asli dengan internet dulu, lalu OS Client di VMWare hubungkan NAT dengan Network Adapter VMWare VMNet yang dapat ditemukan di Network Connection OS utama/OS asli PC.

Internet------------------OS Win.XP (Host OS)--------------------OS Win.Royale (Guest OS)

Untuk lebih detailnya dari cara membuat virtual machine untuk Win.Royale, instalasi win.Royale sampai konfigurasinya bisa anda download materi buatan saya di bawah ini :


22 September, 2012

Konfigurasi Jaringan LAN di VMware


Semangat pagi, kali ini saya akan membahas tentang menghubungkan antara PC virtual eh OS yang virtual dengan OS yang asli di PC. OS asli nya saya menggunakan Win. Vista dengan OS yang ada di VMWare , saya menggunakan Win. XP.

Pertama-tama lihat dulu control panel Network Connection di Windows Vista




Nah lihat kan di atas ada LAN 2 dan Lan 3 yang merupakan VMWARE Virtual Ethernet nya OS Win. Vista. Sebenarnya kita bisa menambah Virtual Ethernet Card itu, Go to aplikasi VMWare-Edit-Virtual Windows Setting.




Di pengaturan tersebut kita bisa menambah Ethernet degan mengatur IP dan subnetnya, kita juga bisa menambah DHCP server, agar Host yang di Virtual Machine dapat otomatis mendapatkan IP.
Buka salah satu dari Virtual Machine di atas yang sekiranya buat host di VMWare. Dari situ akan diketahui LAN itu Ethernet card nya VMNet1 atau VMNet2 atau VMNet3 atau VMNet4 atau VMNet5 dst…
Nah ternyata itu VMNet2, maaf screenshotnya tidak ada dan waktu sudah habis. Hehe. Pokoknya klik kanan pilih properties, disitu akan tampil informasinya IP yang digunakan.
Pengaturan VMNet2 di VMWare saya sudah saya atur DHCP di VMWare-Edit-Virtual Windows Setting, jadi IP ini tidak bisa diganti lagi.


Lah gambar di atas ini print screen nya dari computer yang berbeda, ini saya ambil dari computer rumah sedangkan prakteknya di lab kampus. Jadi VMNet nya agak berbeda dengan yang VMWare di Lab. Tapi intinya sama kok. Di cermati dulu Ethernet-ethernet dan IP nya ya..

Nah sekarang go to the Virtual Windows XP. Setting dulu hardware Ethernet adapternya, di bawah kata “Start This Virtual Machine” nah pilih Ethernet adapter, pada kolom sebelah kanan pilih custom lalu pada dropdown pilih VMNet2.



Kalau secara virtual hardware sudah di atur semua, Start Virtual Machine, hidupkan virtual win. XP lalu konfigurasi koneksi LAN nya menjadi Obtain, agar mendapatkan IP dari VMWarenya langsung.





Setelah mendapatkan IP coba di ping menggunakan command Prompt. Troubleshooting yang terjadi jika tidak reply ,kemungkinan firewall belum dimatikan di win. XP maupun di Vista. Memang Vista agak sulit ya, terlalu protect the PC. Jadi silahkan mencoba :D


Search:
Konfigurasi LAN di Virtual Machine , LAN di VMWare , Menghubungkan LAN di Virtual Machine , Menghubungkan LAN di VMWare , LAN di Virtual Machine 

Install Windows XP


Nah kali ini saya akan menjelaskan tentang proses instalasi windows XP di virtual machine.

Pertama-tama buka dulu VMWare nya dan open file Virtual Machine yang telah kita buat sebelumnya, maka akan tampil sebagai berikut ini, Sebelumnya pastikan CD Win. XP sudah ada di CD ROM karena secara default setting untuk booting install OS dari CD. Untuk booting dari file ISO, pilih “edit this virtul Machine” terdapat di bawah kat "Start This Virtual Machine, Lalu pilih CD ROM dan sebelah kanan ada options untuk memasukkan file .ISO 

Jika sudah di atur and then klik “Start This Virtual Machine”.

Setelah itu akan muncul instalasi windows XP seperti biasanya. Windows Setup Loading. Tunggu saja sampai muncul Pilihan instal or Repair, pilih aja Install dengan menekan enter. Lalu akan muncul Windows XP License Agreement. Pada License Agreement pilih F8 untuk Agree.

Setelah itu akan muncul tampilan untuk mempartisi harddisk, dan memformat harddisk. Bisa kita lihat di gambar, untuk membuat partisi baru tekan C untuk create, Lalu Enter. Dan pilih Disk C untuk menempatkan System Windows XP di disk tersbut. Lalu tekan Enter.

Untuk memformat bisa memilih NTFS file system (Quick) biar cepat selesai.

Nah maka akan muncul tampilan formatting harddisk, tunggu saja sampai nanti restart sendiri

Setelah restart maka akan muncul tampilan seperti berikut ini. Tunggu proses nya dan masukan informasi yang dibutuhkan.

Langkah selanjutnya tinggal mengisi informasi lalu tekan “Next”, “Next”, dan “Next”. Hahaha.. yay kalau belum jelas dan ingin tutorial selengkapnya silahkan download file di bawah ini. Learn and Practice