Divisi Teknik HME 2013 2014

Foto diambil pada waktu Makrab STO HME

Sarang Hae

Sarang Hae Oppa

This is how FKBSE ended

FKBSE 2012 in Banyu Biru Village

This is my new classmates in college

Teman-teman baru dari berbagai daerah di Jawa Tengah , hohoho

Six Angels in Waterfalls

6 Angels in "7 Angels Waterfalls" , where is the other angel ?

New Family in Tebet

Coop Batch 12

08 March, 2009

INSTALASI DAN KONFIGURASI KOMPONEN NETWORK PADA WINDOWS 98


Untuk menggunakan fasilitas dan komponen jaringan yang ada pada Windows98, harus terlebih
dahulu menginstall dan mengkonfigurasinya. Tulisan ini akan mendiskusikan bagaimana cara untuk menginstall dan mengkonfigurasi komponen-komponen jaringan.
Proses pertama memberi nama komputer (unik) untuk memastikan bahwa komputer yang dipakai dapat dikenali oleh pemakai komputer lain yang terhubung di dalam jaringan komputer.
Menginstall hardware, software untuk membuat komputer terhubung ke dalam jaringan, dan
kemudian mengkonfigurasi protokol yang digunakan komputer untuk “berkomunikasi” dengan
komputer lain.


Tulisan ini bertujuan untuk:
1. Mengidentifikasi komputer di dalam jaringan
2. Memberi nama komputer
3. Menginstall dan mengkonfigurasi kartu jaringan
4. Menginstall protokol jaringan
5. Mengkonfigurasi TCP/IP

1. Mengidentifikasi komputer di dalam jaringan
Berikan nama komputer yang unik untuk mengidentifikasi komputer yang akan digunakan agar
dapat “berkomunikasi” dengan komputer lain di dalam jaringan.

2. Memberi nama komputer
Komputer dengan sistem operasi Windows98 di dalam jaringan komputer harus menggunakan nama
yang unik untuk menghindari adanya tumpang-tindih dengan komputer lain.

Note:
Your computer name can have up to 15 characters name, and should contain no blank spaces.
Although Windows98 allows you to enter spaces in a computer name, spaces can cause problems
with network connectivity. For example, MS-DOS clients cannot connect to a computer with spaces
in its name. The names are not case sensitive.

Computer Description
Anda bisa saja mengabaikan deskripsi komputer yang dipakai. Deskripsi komputer akan terlihat oleh
orang lain pada saat browsing di jaringan, bila Anda mengisi computer descripton.
Ikuti prosedur dibawah untuk memberikan nama untuk komputer:
1. Pilih Start, Settings, dan Control Panel.
2. Double-klik ikon Network dan klik tab Identification (gambar 3.1).
3. Masukkan nama komputer, workgroup dan deskripsi komputer untuk komputer yang akan
digunakan.
4. Klik OK.




















3. Menginstall dan Mengkonfigurasi Network Adapter Card

Network adapter card (kartu jaringan) harus dipasang di dalam komputer, agar komputer yang dapat
“berinteraksi” di dalam jaringan. Kartu jaringan menggunakan media fisik untuk tipe network, media
dan protokol.
Windows98 mendukung beberapa tipe network, yaitu:
1. Ethernet,
2. Token Ring,
3. Attached Resource Computer Network (ARCNet),
4. Fiber Distributed Data Interface (FDDI),
5. Wireless, infrared,
6. Asynchronous Transfer Mode (ATM).
Windows 98 mendukung 4 buah kartu jaringan sekaligus di dalam 1 komputer. Setelah memasang
kartu jaringan selanjutnya, memasang driver kartu jaringan. Untuk menginstall dan mengkonfigurasi
kartu jaringan dilakukan dengan cara icon Add New Hardware Wizard atau Network di Control Panel.














Windows 98 secara otomatis memberikan interrupt request (IRQ) dan input/output (I/O) address
untuk kartu jaringan. The base I/O port address defines a memory address through which data will
flow to and from the adapter.
Prosedur yang dilakukan untuk menginstall dan mengkonfigurasi kartu jaringan:
1. Control Panel, double-klik icon Network.
2. Pilih tab Configuration, klik Add.
3. Setelah itu muncul kotak dialog Select Network Component Type, klik Adapter, lalu klik Add.
4. Pilih jenis adapter yang digunakan, setelah itu klik OK.
5. Klik OK untuk menutup kotak dialog Network Properties.
Setelah meng-copy file yang dibutuhkan untuk menginstall kartu jaringan, Windows 98 akan
me-restart komputer.
6. Setelah komputer di-restart, konfigurasi kartu jaringan dari Control Panel dan double-klik icon
Network.
7. Pilih Adapter, lalu klik Properties.

4. Menginstall Protokol Jaringan
Untuk dapat “berkomunikasi” antara dua buah komputer atau lebih dalam jaringan komputer,
gunakan protokol yang sering (umum) digunakan.

Prosedur yang dilakukan untuk menginstall protokol jaringan:
1. Buka Control Panel dan double-klik ikon Network.
2. Dalam tab Configurasi klik Add.
3. Pada kotak dialog Select Network Component Type, pilih Protocol dan klik Add.
4. Pilih Manufacturer dan Network Protocol dan klik OK.


Windows98 menyediakan multiple-protokol di dalam satu komputer meliputi
1. NetBIOS Enhanced User Interface (NetBEUI)�� protokol sederhana yang dapat digunakan
untuk hubungan LAN sederhana dengan hanya satu subnet yang bekerja berdasarkan penyiaran
(broadcast base).
2. Internetwork Packet Exchange/Sequenced Packet Exchange (IPX/SPX)�� protokol yang
digunakan dalam lingkungan Novell NetWare. IPX/SPX tidak direkomendasikan untuk
penggunan non-NetWare, karena IPX/SPX tidak universal seperti TCP/IP.
3. Microsoft Data-link Control(DLC)�� dibuat oleh IBM digunakan untuk IBM mainframe dan
AS/400.
4. Transmission Control Protocol/Internet Protokol(TCP/IP)�� protokol standar yang umum
digunakan.
5. Fast Infrared Protocol �� digunakan secara wireless (tanpa kabel), protokol yang mendukung
penggunaan hubungan jarak dekat dengan menggunakan infrared. IrDA (infrared Data
Association) digunakan antara lain oleh komputer, kamera, printer, dan personal digital
assistant (PDA) untuk saling berkomunikasi.
6. Asynchronous Transfer Mode (ATM)�� teknologi jaringan high-speed yang mampu mengirim
data, suara, dan video secara real-time.

5. Mengkonfigurasi TCP/IP
Implementasi TCP/IP pada Windows98 meliputi protokol standar TCP/IP, kompatible dengan
TCP/IP berbasis jaringan. Protokol standar TCP/IP termasuk:
1. Internet Protocol,
2. Transmission Control Protocol (TCP),
3. Internet Control Message Protocol (ICMP),
4. Address Resolusion Protocol (ARP),
5. User Datagram Protocol (UDP).
TCP/IP harus dikonfigurasikan sebelum dahulu agar bisa “berkomunikasi” di dalam jaringan
komputer. Setiap kartu jaringan komputer yang telah diinstall memerlukan IP address dan subnet
mask. IP address harus unik (berbeda dengan komputer lain), subnet mask digunakan untuk
membedakan network ID dari host ID.
Memberikan IP Address
IP address dan subnet mask dapat diberikan secara otomatis menggunakan Dynamic Host
Configuration Protocol (DHCP) atau disi secara manual.

Prosedur yang dilakukan untuk mengisikan IP address:
1. Buka Control Panel dan double-klik icon Network.
2. Di dalam tab Configuration, klik TCP/IP yang ada dalam daftar untuk kartu jaringan yang telah diinstall.
3. Klik Properties.
4. Di dalam tab IP Address, terdapat 2 pilihan:
* Obtain an IP address automatically
IP address akan diperoleh melalui fasilitas DHCP. DHCP berfungsi untuk memberikan IP address secara otomatis pada komputer yang menggunakan protokol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi client-server, dimana DHCP server menyediakan suatu kelompok IP address yang dapat diberikan pada DHCP client. Dalam memberikan IP address ini, DHCP hanya meminjamkan IP address tersebut. Jadi pemberian IP address ini berlangsung secara dinamis.

* Specify an IP address
IP address dan subnet mask diisi secara manual.
Important If you use a static IP address, make sure the address is accurate. If you assign an incorrect number, your computer may not able to communicate on the network. You should also prevent another user from being able to use the network.
5. Klik OK.
6. Jika diperlukan masuk kembali ke dalam kotak dialog TCP/IP Properties, klik tab Gateway,
masukkan nomor alamat server.
7. Klik OK.
8. Jika diperlukan untuk mengaktifkan Windows Internet Naming Service (WINS) server, kembali
ke dalam kotak dialog TCP/IP Properties, klik tab WINS Configuration, dan klik Enable
WINS Resolution serta masukan nomor alamat server.
9. Jika diperlukan untuk mengaktifkan domain name system (DNS), kembali ke dalam kotak
dialog TCP/IP Properties, klik tab DNS Configuration, klik Enable DNS, masukkan nomor
alamat server.
10. Klik OK.

PENGENALAN HARDWARE KOMPUTER

Secara ringkas sistem komputer terdiri atas tiga bagian penting yaitu
1. CPU ( Central Processing Unit )/Processor
2. Memory ( RAM dan ROM )
3. Input/Output.

















1. 1. Central Processing Unit / Processor
Merupakan bagian utama dari komputer karena processor berfungsi untuk mengatur semua aktifitas yang ada pada komputer. Satuan kecepatan dari processor adalah MHz (Mega Hertz) atau GHz(1000 MegaHertz), dimana semakin besar nilainya semakin cepat proses eksekusi pada komputer.
2. Memori
Memori berfungsi untuk menyimpan data dan program. Memori beraneka tipe dari yang tercepat aksesnya sampai yang terlambat.
Tercepat : Register
Cache Memory
Terlambat : Main Memory
Sekunder Memory



2.1 Register Memori
Merupakan jenis memori dimana kecepatan akses yang paling cepat, Memori ini terdapat pada CPU/Processor.
Contoh : Register Data, Register Alamat, Stack Pointer Register, Memory Addresss Register, I/O Address register, Instruction Register , dll.
2 Cache Memori
Memori berkapasitas terbatas, berkecepatan tinggi yang lebih mahal daripada memori utama. Cache memory ini ada diantara memori utama dan register pemroses, berfungsi agar pemroses tidak langsung mengacu pada memori utama agar kinerja dapat ditingkatkan.

Cache Memory ini ada dua macam yaitu :
1. Cache Memory yang terdapat pada internal Processor , chace memory jenis ini kecepatan aksesnya sangat tinggi, dan harganya sangat mahal. Hal ini bisa terlihat pada Processor yang berharga mahal seperti P4,P3,AMD-Athlon dll, semakin tinggi kapasitas L1,L2 Chace memori maka semakin mahal dan semakin ceppat Processor.
2. Chace Memory yang terdapat diluar Processor, yaitu berada pada MotherBoard, memori jenis ini kecepatan aksesnya sangat tinggi, meskipun tidak secepat chache memori jenis pertama ( yang ada pada internal Processor). Semakin besar kapasitasnya maka semakin mahal dan cepat. Hal ini bisa kita lihat pada Motherboard dengan beraneka ragam kapasitas chace memory yaitu 256kb, 512kb, 1Mb, 2Mb dll.

2.3. Memori Utama
Memori yang berfungsi untuk menyimpan data dan program. Jenis Memori Utama :
1. ROM ( Read Only memory) yaitu memory yang hanya bisa dibaca saja datanya atau programnya. Pada PC, ROM terdapat pada BIOS ( Basic Input Output System) yang terdapat pada Mother Board yang berfungsi untuk men-setting peripheral yang ada pada system.

Contoh: AMIBIOS, AWARD BIOS, dll

ROM untuk BIOS terdapat beragamjenis diantaranya jenis Flash EEPROM BIOS yang memiliki kemampuan untuk dapat diganti programnya dengan software yang disediakan oleh perusahhan pembuat Mother Board, yang umumnya penggantian tersebut untuk peningkatan unjuk kerja dari peripheral yang ada di Mother Board.
2. RAM (Random Acces Memory) yang memiliki kemampuan untuk dirubah data atau program yang tersimpan didalamnya.

Ada bebrapa jenis RAM yang ada dipasaran saat ini :
SRAM
EDORAM
SDRAM
DDRAM
RDRAM
VGRAM
Dll.

Pada memori jenis RAM dikenal istilah BUS SPEED, seperti PC66, PC100, PC 133, PC200, PC 400 dll yang artinya adalah kecepatan aliran data atau program pada memori dimana semakin besar nilai BUS SPEED, maka semakin cepat akses terhadap memori tersebut. • •

2.4 Memori Sekunder
Merupakan memori tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau program. Contoh: Hardisk, Floppy Disk dll

3. Input/Output Unit

Input/Output Unit merupakan bagian dari komputer untuk menerima data maupun mengeluarkan/menampilkan data setelah diproses oleh Processor. Untuk mempermudah pembahasan tentang Input/Output unit, pada buku ini akan dijelaskan dalam dua bagian, yaitu :
Port I/O
Peripheral I/O

3.1 Port I/O
Port I/O merupakan Port atau Gerbang atau tempat dipasangnya conector dari peralatan I/O. Dimana setiap port I/O dibawah kontrol dari Processor.
1. Port Paralel (LPT1 atau LPT2)
Merupakan port bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara parallel. Contoh peralatan yang menggunakan port ini adalah :
Printer, Scanner dll.

2. Port Serial (Com1, Com2 )
Merupakan port bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara serial. Contoh peralatan yang menggunakan port ini adalah :
Mouse, Modem , dll.

3. Port AT / PS2
Port ini umumnya digunakan untuk masukan dari Keyboard, Mouse.

4. USB Port
USB Port (Universal Serial Bus ) Port merupakan Port Serial universal bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara serial. Contoh Perlatan yang menggunakan USB port : Camera Digital

5. Port VGA
Merupakan port yang berhubungan langsung dengan monitor. Port VGA didapatkan dari pemasangan VGA Card.


6. Port Audio
Merupakan port yang berhubungan langsung dengan peralatan audio seperti Tape, Radio, Speaker, Microphone, dll.


















3.2 Peripheral I/O
Peripheral adalah sesuatu yang mengacu ke peralatan external yang dihubungkan dengan komputer.
Peripheral komputer dapat dibagi ke dalam dua kategori berdasarkan fungsi. Kategori pertama terdiri atas peralatan yang melaksanakan operasi input dan output, kategori ini meliputi keyboard, trackball, mouse, printer, dan display video. Kategori kedua terdiri atas peralatan yang diutamakan pada penyimpan data sekunder, yang mana penyimpan utamanya disediakan oleh memori utama komputer.Ada banyak sekali peralatan penyimpan, seperti disk magnetic, optical disk, magnetic tapes, yang mampu untuk menyimpan data yang besar.

4. Perkembangan Hardware Komputer
Perkembangan teknologi elektronik yang paling pesat dan banyak dipakai dibanyak bidang dalam menyelasaikan pekerjaan maupun untuk memperolah informasi tidak lain adalah komputer. Perkembangan komputer ini diakibatkan oleh perkembangan mikroprosesor (processor) sebagai otak dalam menangani keseluruhan dari kerja komputer.
4.1 Perkembangan Mikroprosesor Intel dan Personal Computer(PC)
Sesuai dengan waktu evolusi generasi-generasi prosesor yang baru bermunculan dengan perfomance yang lebih canggih, baik dari segi kualitas maupun kerumitannya.
Perkembangan tipe prosesor :

XT 8086 – 8088
AT 286, AT 386, AT 486
Pentium I : AT 80586 dengan 50 Mhz, 70 Mhz, 90 Mhz, 100 Mhz, 133 Mhz
Pentium II : 266 Mhz., 300 Mhz, 350 Mhz, 400 Mhz, 450 Mhz.
Pentium III : 500 Mhz, 550 Mhz, 600 Mhz, 650 Mhz, 700 Mhz.
Dan generasi terbaru sekarang Pentium IV


4.2 Processor selain Intel dan perkembangannya
Pangsa pasar yang menggiurkan untuk teknologi Komputer di Indonesia menyebabkan processor yang ada di Pasar tidak hanya produk Intel Co. tetapi Perusahaan lain seperti AMD ( Advanced Micro Device ) serta Cyrix juga mengeluarkan beberapa jenis Processor yang berusaha mengimbangi produk-produk dari Intel.
Produk-Produk dari AMD antara lain :
AMD K-5, AMD K-6, AMD K6-2, AMD K6-3, AMD K-7, AMD Duron, AMD Athlon. Dimana produk-produk AMD ini ternyata beberapa dan belakangan ini berhasil melampaui kemampuan dari produk-produk Intel.
Berikut merupakan data-data perbandingan arsitektur produk AMD dan Intel serta hasil Benchmark ( Test Kehandalan uProcessor). Processor AMD dikenal dengan harga yang lebih murah dengan kehandalan yang tidak kalah dengan produk Intel.
Selain AMD, Processor merk lain yang beredar dipasaran Indonesia adalah processor merk Cyrix yaitu Cyrix 6x86, M-II, dan M-III, tetapi sayangnya Processor merk Cyrix ini tidak seberhasil AMD untuk membuat processor tandingan bagi Intel.
Berikut ini akan ditampilkan beberapa Gambar Processor

AMANKAN KOMPUTER DENGAN SYSTEM RESTORE

Setiap kali anda mendownload atau menginstal game, aplikasi, atau update software, hal ini akan membuat perubahan pada komputer. Terkadang perubahan ini akan membuat komputer anda menjadi tidak stabil, atau tidak berjalan sesuai kemauan anda. Apakah anda ingin tahu bagaimana cara untuk mengembalikannya? Ya, anda bisa. Anda tidak perlu membeli atau mendownload software untuk melakukan hal tersebut, karena Windows sudah menyediakannya untuk anda, dialah System Restore.

System Restore bukan fitur yang dikenal baru pada OS Windows, fitur ini sudah ada saat Windows Me diluncurkan.


System Restore bekerja seperti perintah Undo pada Microsoft Office.
Anda dapat menggunakan System Restore untuk menghapus setiap perubahan sistem yang telah terjadi sejak waktu terakhir komputer anda bekerja. Tapi tenang saja, System Restore tidak berpengaruh pada data personal anda (seperti file dokumen word, browsing history, gambar, email, de el el), jadi anda tidak akan kehilangan file-file tersebut)

System Restore selalu mengawasi perubahan yang terjadi pada sistem anda, dan akan membuat checkpoint untuk setiap perubahan pada sistem. Restore checkpoint adalah titik restore yang dibuat oleh komputer secara otomatis.
System Restore tidak hanya melakukan restorasi pada partisi harddisk yang digunakan Operating System saja, tapi semua partisi harddisk, karena anda bisa saja menginstal sebuah program pada partisi harddisk yang lain.

Pada bahasan kali ini, kita akan menjelaskan tentang System Restore ini (for Windows XP only).
1. Cara mengontrol System Restore
Secara default, fitur ini sudah diaktifkan oleh Windows XP, tapi anda juga dapat mengontrol fitur ini secara manual. Langkahnya sebagai berikut:

1. Klik Start
2. Pilih All Program, Accessories, System Tools, System Restore
3. Setelah jendela System Restore, klik “System Restore Settings”
4. Pada window ini, anda dapat mematikan System restore secara keseluruhan dengan memberi checklist pada opsi Turn off system restore on all drives.
Anda juga dapat mematikan beberapa partisi harddisk saja, caranya:
a. Pilih partisi harddisk pada kotak Available drives. Klik tombol Settings.
b. Beri checklist pada opsi Turn off System Restore on this drive.

System Restore hanya melakukan pengubahan pada sistem saja
Jangan khawatir dengan file-file anda, System Restore hanya akan mengubah atau merestorasi sistem dan file sistem saja, sehingga file-file yang anda buat tidak ikut ter-restorasi. Tapi, restorasi yang dilakukan tidak secara menyeluruh (full). Misalnya password administrator pada Windows tidak akan ter-restorasi oleh System Restore.

Membuat Restore Point
Untuk membuat restore point, anda harus membuka System Restore terlebih dahulu. Ada dua cara untuk mengakses System Restore:
Lewat Help and Support
1. Klik Start, kemudian klik Help and Support
2. Di bawah Pick a Task, klik Undo changes to your computer with System Restore
Lewat menu All Program
1. Klik Start
2. Pilih All Program, Accessories, System Tools, System Restore

Setelah jendela System Restore terbuka, anda dapat membuat restore point:

1. Setelah jendela System Restore, pilih “Create a restore point” lalu tekan tombol Next
2. Beri nama restore point yang akan anda buat
3. Klik tombol Create. Restore point telah berhasil dibuat pada waktu pembuatan dilakukan.
Menghapus Restore Point
Mungkin salah satu kekurangan dari fitur ini adalah soal penghapusan restore point, karena restore point tidak dapat dihapus satu per satu melainkan semua restore point yang telah dibuat (kecuali restore point yang terakhir saja).

Untuk menghapus restore point, caranya sebagai berikut:
1. Buka Windows Exporer, lalu pilih drive mana yang ingin anda hapus restore pointnya.
2. Klik kanan pada drive, pilih Properties.
3. Pada jendela properties, klik tombol “Disk Cleanup”.
4. Setelah jendela Disk Cleanup terbuka, pilih tab More Options. Setelah itu klik Clean up pada kotak System Restore
Menjalankan System Restore

Inilah bagian inti dari pembahasan kita. Untuk menjalankan System Restore, lakukan langkah berikut:

1. Buka System Restore seperti pada langkah-langkah di atas
2. Pilih opsi “Restore my computer to an earlier time. Klik Next
3. Anda akan diminta untuk memilih restore point. Pada gambar kalender, anda dapat memilih kapan restorasi ditujukan (ditandai dengan angka yang di-bold). Pada kotak sebelah kanan, yaitu semua restore point yang tersedia pada tanggal tersebut, apabila ada lebih dari satu restore point, anda dapat memilih salah satunya. Klik Next
4. Anda akan diminta untuk memastikan restorasi yang akan dilakukan. Apabila anda sudah yakin, klik Next
5. Tunggu proses restorasi selesai, setelah proses restorasi selesai, Windows akan restart dan memberikan laporan pada anda apakah restorasi berhasil atau tidak. Apabila restorasi tidak berhasil, Anda dapat memilih restore point yang lain dan ulangi langkah-langkah seperti tadi.

MEMBUAT HOME-NETWORKING DENGAN WI-FI

Anda dapat membuat jaringan rumah atau kantor kecil tanpa menggunakan access point atau hub/router. Seperti halnya jaringan peerto-peer pada jaringan yang menggunakan NIC. Tidak hanya itu, jaringan peer-to-peer dengan Wi-Fi dapat dilakukan dengan lebih dari dua komputer dan dengan kecepatan yang jauh lebih besar.

Aktifkan Wi-Fi Anda


Langkah pertama yang paling penting adalah mempersiapkan perangkat jaringan wireless Anda dan mengaktifkannya. Cara mengaktifkan fitur Wi-Fi pada setiap komputer cukup beragam. Ada yang harus menekan tombol khusus baru kemudian aktif. Ada juga yang cukup mengaktifkannya melalui layar Windows Anda. Untuk mengaktifkannya melalui layar monitor; buka Control Panel, Network Connection, pada icon Wireless Network Connection klik kanan dan pilih Enable. Setelah itu, klik kanan kembali dan pilih View Available Wireless Network. Jika pada layar ada sebuah koneksi wireless tersedia, Anda tinggal pilih kemudian tekan tombol Connect.

Buat Jaringan Wi-Fi Sendiri
Namun bila koneksi Wi-Fi belum tersedia, Anda memang harus membuatnya sendiri. Apalagi pada komputer pertama sekali yang akan digunakan untuk jaringan. Caranya cukup pergi ke Control Panel, pilih Network Connection. Kemudian pada halaman NetworkConnection pilih Wireless Network Connection. Klik kanan kemudian pilih Properties. Setelah itu, buka halaman Wireless Network. Pada halaman ini berikan tanda centang pada Use Windows to configure my wireless network settings. Kemudian tekan tombol Add di bagian Prefered Networks.


Namakan Koneksi

Langkah kedua adalah menamakan koneksi wireless yang akan Anda buat. Nama koneksi dapat terserah diberikan, pengetikan nama koneksi dilakukan dalam boks SSID. Jika Anda ingin memiliki password untuk jaringan ini, pada opsi The key is provided for me automatically hapus tanda centang. Kemudian pada drop down menu Network Authentication, pilih Open atau Shared untuk menggunakan network key WEP atau memilih WPA-None untuk memilih menggunakan network key WPA. WPA memang lebih baik, namun tidak semua perangkat mendukungnya. Kemudian masukkan kuncinya pada kolom Network key dan Confirm network key.

Berikan Password WEP
Bila Anda memilih untuk memberikan password atau key secara manual, maka pada layar selanjutnya Anda akan dipertanyakan password tersebut. Bila Anda menggunakan password WEP (Wired Equivalent Privacy) ada aturan penggunaannya, yaitu hanya diperbolehkan 5 atau 13 karakter untuk penulisan password yang hanya menggunakan 1 jenis karakter. Untuk dua jenis karakter (angka dan huruf) hanya diperbolehkan sebanyak 10 atau 26 karakter. Perlu diingat bahwa semakin panjang dan rumit password akan semakin baik.

Berikan Password WPA
Anda dapat juga memberikan password WPA (Wi-Fi Protected Access). Pada penggunaan password WPA aturan yang harus ditaati adalah jumlah karakter yang dapat digunakan antara 8 sampai 63 untuk satu jenis karakter dan 64 karakter untuk lebih dari satu jenis karakter. Setelah selesai nanti, Anda dapat mencetak password ini untuk kemudian digunakan menambah komputer ke dalam jaringan nantinya. Dan perlu diingatkan bahwa penggunaan kunci WPA tidak selalu dapat diterapkan di setiap komputer. Ada beberapa perangkat jaringan nirkabel yang tidak dapat menerima kunci WPA.

Ad Hoc
Satu lagi yang perlu dilakukan adalah menjadikannya jaringan Ad Hoc. Jaringan Ad Hoc adalah jaringan yang hanya menghubungkan komputer ke komputer tanpa melalui sebuah hub atau router sebagai access point. Untuk jaringan nirkabel rumahan atau kantor kecil cukup menggunakan jaringan jenis ini. Oleh sebab itu, salah satu yang tidak boleh dilewatkan adalah memberikan tanda centang pada opsi This is a computer-to-computer (ad-hoc) network, wireless access points are not used. Opsi ini terletak di bagian paling bawah layar Association. Setelah selesai tekan OK.

Mulai Buat Jaringan Baru
Langkah selajutnya adalah membuat jaringan baru menggunakan koneksi yang sudah ada. Langkah pertama dalam membuat jaringan Anda cukup mengikuti wizard yang ada untuk membuat jaringan biasa. caranya masuk ke Control Panel. Kemudian pilih Network Setup Wizard. Ikuti petunjuk yang diberikan. Pada saat wizard mulai dijalankan, Anda akan diminta untuk memeriksa kembali perangkat jaringan yang akan digunakan. Apakah sudah lengkap atau belum. Jika sudah lengkap Anda dapat melanjutkan. Jika belum pastikan terlebih dahulu semua perangkat sudah terpasang dan terinstal dengan baik.

BAGAIMANA TEKNIK MEMBUAT JARINGAN KOMPUTER RUMAH

Bagaimana cara membuat jaringan komputer dengan menghubungkan 2 buah PC dengan sebuah Laptop menggunakan Wifi?

Hubungkan 2 PC tadi ke LAN port/switch, dan aktifkan WiFi radio di Laptop anda. Untuk semua komputer (PC dan laptop), set TCP/IP menjadi Automatic/DHCP.
Start > Settings > Control Panel > Network Connections > Local Area Connection (atau Wireless Network Connection untuk di Laptop). Lalu klik Properties.
Didalam Properties tadi, di General tab nya, dalam kotak "This connection uses the following items" anda cari "Internet Protocol (TCP/IP)", highlight dan klik Properties.
Didalamnya, pastikan yang dipilih adalah setting "Obtain an IP Address Automatically".


Setelah semua komputer (PC dan Laptop) di set seperti itu, maka konfigurasi Network anda akan diambil dari Wireless Router tersebut.

Berhubung saya tidak tahu jenis Wireless Router yang anda gunakan, maka saya hanya bisa memberikan garis besarnya saja:
1. Masuk ke Admin/Config page dari Wireless Router tersebut.
2. Cari bagian "Network" atau "DHCP".
3. Di bagian "LAN", harusnya ada textbox masukan untuk 'Router IP Address', 'Subnet Mask', 'DHCP Server', 'DHCP Start', dan 'DHCP End'. isi dengan informasi sebagai berikut:
- Router IP = 192.168.1.1
- Subnet Mask = 255.255.255.0
- DHCP Start = 192.168.1.101
- DHCP End = 192.168.1.199

Setting di atas akan membuat komputer anda mendapatkan IP denagn range 192.168.1.101 sampai 192.168.1.199.

Setelah setting diatas dilakukan, seharusnya semua komputer sudah bisa terhubung dengan LAN.

Khusus untuk Laptop dengan Wireless, anda perlu membuka koneksi WiFi anda (double click icon Wireless Connection), lalu lakukan 'Network Scan' untuk menemukan Wireless Router anda, dan kemudian lakukan 'Connect'.
Default di WiFi sudah bisa digunakan, namun tidak aman karena bisa digunakan oleh orang luar. Oleh sebab itu disarankan agar anda mengganti SSID, Encryption, dan Shared key nya. Hal ini biasanya diterangkan dalam user manual Wireless Router nya karena tiap perangkat berbeda-beda caranya.

Setelah semua terhubung, supaya bisa melakukan sharing ke komputer lain, di tiap-tiap komputer cukup membuka "My Computer" dan browsing sampai ke harddisk yang anda ingin berbagi, lalu klik kanan dan pilih "Sharing and Security". Setelah muncul 'Sharing' tadi, anda tinggal pilih "Share this Folder".
Juga, untuk komputer yang ada Printer nya, anda tinggal klik kanan di Printer tersebut, dan lakukan hal yang sama.

Komputer lain kemudian bisa melakukan browsing melalui "Network Places" untuk melihat siapa yang terhubung di LAN dan fasilitas apa yang di share. Apabila ingin menggunakan Printer yang di share, maka cukup double-click icon Printer nya, dan printer tersebut akan di install sebagai Network Printer di komputer masing-masing.
materi referensi:
http://compnetworking.about.com/od/homen...
http://www.pcnineoneone.com/howto/hmnetw...
http://www.homenethelp.com/home-network....
http://www.netgear.co.uk/home_networking...

Tips & Trick: Yahoo Messenger multiple login

Anda pernah merasa bingung ketika teman anda
datang ketempat anda dan "numpang" Online
YM dari komp anda sedangkan anda sendiri sedang
online?

Kemudian anda menyarankan dia untuk mengguna-
kan Meebo atau alternatif lain, atau malah anda
dengan terpaksa mematikan YM anda sendiri?

Well, anda tidak perlu begitu lagi, karena dengan
sedikit trik anda dapat menyalakan dan login
di beberapa account sekaligus. Caranya :


1. Buka registry editor, klik Start-->Run, ketik "regedit"
(tanpa tanda petik ")

2. Kemudian cari fungsi HKEY_CURRENT_ USER --> Software
-->yahoo -->pager-->Test

3. Di bagian kanan halaman klik di bagian yg kosong dan pilih
New--> Dword Value

4. Rename value tersebut menjadi "Plural"

5. Double klik dan beri value data "1" sedangkan untuk
Base, pilih Decimal.

Dan anda sudah selesai
Sekarang anda dapat menyalakan messenger, login account
anda, setelah anda login.... klik yahoo messenger lagi, dan
lihat apa yg terjadi

Kesempatan login lagi, dan dengan account yg berbeda
tentunya ^^

15 February, 2009

CLONNING PC MENGGUNAKAN WINDOWS XP

Pasti anda pernah mendengar iklan seperti ini “kursus jaringan yang membuat PC Pentium lama anda akan setara Pentium 4” pasti banyak yang berpikir “kok bisa” dan pasti bertanya-tanya bagaimana bisa yah, dan pasti anda ingin cari tahu. iklan-iklan seperti ini sangat banyak sekali nampang di koran-koran atau majalah-majalah teknologi informasi yang di iklankan oleh lembaga lembaga pendidikan non formal seperti tempat kursus di ibu kota. iklan seperti itu memang benar adanya jadi Pentium lama dibuat jaringan dengan Pentium 4 sebagai server dan menggunakan program emulator yang sudah terkenal sekarang ini, seperti Citrix Metaframe XP atau windows Terminal Service milik windows 2000/2003 server.

1. Apakah PC Cloning itu ?

* PC merupakan Teknologi Terminal Service pada jaringan computer local yang menggunakan kabel seperti Local Area Network (LAN) maupun jaringan tanpa kabel seperti Wide Area Network (WAN). System Cloning ini memiliki kemampuan memberdayakan computer tipe lama menjadi secepat computer terbaru yang dijadikan Server hanya dengan software atau fasilitas Terminal Service di Windows NT 4.0 atau Windows 2000 Server. Dan tentunya dengan software yang akan kita bahas kali ini yaitu “WINCONNECT”
* Cara kerjanya yaitu software akan melakukan semacam proses Cloning terhadap konfigurasi server (Processor dan RAM) dan selanjutnya memudahkannya secara virtual ke semua computer (workstation) yang terhubung dengan server tersebut.


2. Manfaat PC Cloning

* Hemat, karena Anda hanya membutuhkan satu unit computer berkecepatan tinggi untuk dijadikan Sender Sedangkan PC Client dapat menggunakan computer lama seperti PC 486 atau Pentium lama.
* Efisiensi, Instalasi semua aplikasi hanya dilakukan di Server. Computer Client hanya perlu system dengan Device hardware dengan spesifikasi yang lebih rendah.
* Bahkan computer client dapat bekerja tanpa Hard disk, cukup dengan disket (tentunya dengan proses modifikasi).

3. Untuk Siapa PC Cloning ?

System ini dapat digunakan oleh semua kalangan yang memiliki computer lebih dari satu unit seperti :

* Kantor pemerintahan dan swasta
* Lembaga pendidikan seperti sekolah. perguruan tinggi atau lembaga kursus.
* Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
* Dan lain-lain

4. Peranti Keras yang Diperlukan

4.1. Computer Server

Computer Server akan menjadi pusat kegiatan jaringan menjadi sumber untuk proses Cloning. Computer Server hanya satu unit saja dengan kemampuan yang memadai sehingga dapat melayani semua client yang terhubung di jaringan.

Agar kinerja subsistem Cloning berjalan secara maksimal, perlu diperhatikan konfigurasi peranti keras Computer Server sebagai berikut:

* CPU berbasis Pentium III/IV
* Memori minimal 256 MB (dianjurkan lebih besar)
* Harddisk minimal, 4,3 GB
* Floppy Disk Drive (FDD)
* CD Rom Drive
* Sound Card
* Ethernet Card (LAN Card) 10 atau 10/100 Mbps
* Keyboard & Mouse
* Monitor VGA SVGA
* Modem (jika diperlukan untuk koneksi internet)

4.2. Computer Client

Computer Client adalah computer yang dijadikan workstation, jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan. Tidak ada batasan untuk jumlah client, namun jika jumlahnya lebih dari sepuluh computer, sebaiknya memperbesar kemampuan Server terutama resource memori.

Spesifikasi computer client sebagai berikut:

* CPU berbasis 286, 386, 486 atau lebih tinggi
* Memori minimal 2 MB atau lebih tinggi
* 8 MB jika menggunakan Windows 95 (CPU 486)
* 16 MB jika menggunakan windows 98 (CPU Pentium 100)
* Harddisk ± 100 MB untuk system DOS/Windows 98
* VGA Card minimal 256 Colour (dianjurkan 16 bit ke atas)
* Floppy Disk (FDD) 1.44 MB
* Sound Card
* Ethernet Card (LAN Card) 10 atau 10/100 Mbps atau Wired LAN
* Keyboard
* Mouse
* Monitor VGA/SVGA

4.3. Local Area Network (LAN)

Untuk menghubungkan semua computer yang akan digunakan pada system Cloning diperlukan peralatan LAN (Local Area Network) yang terdiri atas Ethernet HUB, LAN Card. Kabel UTP dan Konektor RMS.

5. Piranti Lunak PC Cloning Winconnect

Fasilitas Terminal Service terdapat di Windows NT 4.0 Terminal Edition (TSE) dan Windows 2000 Server Family (Windows 2000 Server, Windows 2000 Advance Server, dan Windows 2000 Datacenter Server). Namun secara default belum terinstal kecuali jika Anda menambahkan fasilitas tersebut pada saat instalasi atau melalui Windows Component di Control Panel.

Tapi yang kita bicarakan saat ini adalah Terminal Service dari software WINCONNECT. Winconnect ( Download di www.thinsoftinc.com )merupakan salah satu software terminal emulator yang digunakan untuk memungkinkan Linux Base terminal atau pun Windows base terminal (win95/98, Win XP, Win 2000, etc) utk dikoneksikan ke terminal emulator (WinXP , Windows Server) melalui Remote Display protokol (RDP) ataupun Remote Web Desktop Connection.

Mengapa hal itu dilakukan karena untuk menghemat resource dan rupiah tentunya. Dengan hanya memanfaatkan Windows server sehingga user dapat memanfaat secara real time semua resource yang dimiliki windows server tersebut, oleh sistem operasi lainnya seperti LINUX ataupun berbagai macam platform Windows OS bahkan PDA. Untuk dapat membuat Pentium 486 atau personal digital assistant (PDA) dapat digunakan (Lokal Area Network) LAN atau Via internet. Etc . Jadi dalam Hal ini user/client hanya sebagai input-output Keyboard dan Mouse yang mana semua proses dilakukan di server.

Sebuah koneksi broadband internet kecepatan tinggi seperti DSL atau ADSL atau ISN yang berada di kantor anda dapat dimanfaatkan untuk anda bekerja dirumah anda dengan mengandalkan akses internet kecepatan rendah misalnya dial-up. Jadi anda bekerja dirumah tetapi seolah-olah anda berada di kantor anda, bukan hanya di rumah anda di warnetpun anda bisa melakukannya dengan hanya memanfaatkan Internet Explorer (Catatan: dengan melakukan IP Forwarding dulu atau menyewa IP Publik, akan dibahas dilain waktu) untuk memanfaat semua resource kompurter anda dikantor . Asik bukan ….?

INSTALASI JARINGAN LAN (LOCAL AREA NETWORK)

Untuk saat ini yang dibahas koneksi jaringan menggunakan LAN. Dan pada prinsipnya sama saja jika diterapkan pada sistem koneksi lainnya.

1. Ethernet HUB atau Concentrator

HUB adalah perangkat yang memiliki banyak lubang (Port) yang akan menghubungkan semua computer. Salah satu port akan menghubungkan HUB tersebut ke Computer Server. Sedangkan port lainnya digunakan untuk menghubungkan Computer Client atau Workstation yang sudah memiliki LAN Card untuk membentuk suatu jaringan.

Port yang tersedia sampai 8, 16, 24 atau lebih banyak sesuai kebutuhan Anda. Untuk kecepatan, Anda dapat menggunakan HUB 10 atau 10/100. Sebaiknya menggunakan 10/100 karena dapat digunakan untuk jaringan berkecepatan maksimal 10/100.

2. Ethernet Card

Ethernet Card atau LAN Card sering disebut juga NIC (Network Interface Card) berupa papan elektronik yang dipasang di setiap computer yang akan dihubungkan ke jaringan, anda biasa menggunakan LAN Card yang tipe ISA atau PCI dengan kecepatan 10 atau 10/100 Mbps. Tentunya harus disesuaikan dengan type Ethernet HUB yang akan digunakan.

3. Kabel LAN UTP

Ada beberapa jenis kabel untuk jaringan, namun untuk lebih mudahnya Anda dapat menggunakan kabel jenis UTP (Unshelded Twisted Pair), karena di samping tidak terlalu mahal juga kemampuannya dapat diandalkan.

4. Konektor UTP (Jack RJ-45)

Untuk menghubungkan kabel UTP diperlukan konektor RJ-45 atau sejenisnya jack yang bentuknya mirip dengan jack kabel telepon namun lebih banyak lubang kabel. Konektor tersebut dipasang di kedua ujung kabel dengan peralatan Tang khusus UTP. Namun jika belum bisa memasangnya, Anda dapat meminta sekaligus pemasangan pada saat membeli kabel UTP.

Imagefile:///E:/Clonning%20PC%20menggunakan%20windows%20XP%20%AB%20Bangkitlah%20Bangsaku_files/image002.jpg

Winconnect ini sangat mirip dengan Citrix Metaframe yang memungkinkan kemampuan client akan sama dengan kemampuan server, tapi kelebihan program ini dibandingkan dengan Citrix Metaframe XP adalah bisa berjalan di Windows XP versi Home atau Profesional sebagai server, yang kalau Citrix hanya bisa berjalan di Windows 2000 server yang penginstalannya kalau untuk pertama kali cukup rumit apalagi kalau untuk mengaktifasi juga bisa bikin pusing yang disertai sistem licensi untuk tiap client/user (bukankah ini pemborosan di era negara kita yang terus menerus terpuruk).

Dengan program ini anda menginstall dengan cukup mudah sekali. Jadi kemampuan PC yang menjalankan Windows XP atau Win Server akan bisa dijalankan diatas windows 95/98, Win Me, Win2000 dan Win XP bahkan linux Mandrake dan Linux RedHat dan berbagai macam platform linux lainnya, bahakan bisa juga PDA, secara bersamaan dan berdiri sendiri layaknya server.

Jadi kemampuan Winconnect ini seperti mencloning seluruh kemampuan server termasuk seluruh program-programnya tanpa terkecuali termasuk pula semua resource PC seperti CD ROM, Internet Conection, Harddisk, Printer dan lain sebagainya pokoknya semuanya, tapi disetiap sisi client berdiri sendiri atau berjalan sendiri-sendiri. Ibaratnya komputer server dipindahkan dan dijalakan disisi masing-masing user tapi berjalan sendiri tiap user secara bersamaan/realtime.

Beberapa kelebihan Connect Terminal ini :

- Berjalan di Windows XP (Versi Home atau Profesional) tanpa perlu memakai Operation System Server seperti Windows 2000 Server.

- Mengcloning seluruh kemampuan server dan seluruh software-software yang dimilikinya yang dapat dijalankan di client tanpa membebani client sama sekali (jadi client hanya sebagai input dan output keyboard dan mouse serta display monitor). Misalnya anda mempunyai Pentium I yang lainnya Pentium 4 yang kemampuannya menjalankan program seperti 3 dimensi Studio Max atau 3 D maya yang mana tidak mampu dijalankan client dengan kemampuan PC Lama seperti Operation System yang rendah (Win95, Win98, WinMe, Win2000), dengan program ini client mampu menjalankan program tersebut dengan seluruh prosesnya dilakukan di Pentium 4.

- Kalau client berjalan di Windows XP cukup menggunakan Remote Display Protokol yang ada pada windows XP kalau anda di windows 98/Me cukup menginstall RDP windows XP .

- Client yang berjalan di linux bisa menjalankan kemampuan PC Pentium 4 yang berjalan di windows XP. Jadi dengan program ini anda tidak memerlukan setiap PC di kantor anda harus menjalankan windows XP yang membutuhkan license yang harus di beli apalagi era Penerapan HAKI sekarang ini, jadi server saja yang menggunakan windows XP yang lainnya misalnya Linux. Sehingga Linux juga mampu menjalankan windows XP dan setiap PC yang terinstal Linux akan menjalankan Windows XP secara bersamaan dan berdiri sendiri-sendiri yang memanfaatkan seluruh kemampuan Windows XP beserta Hardwarenya tanpa terkecuali (kecuali VGA). System dengan cara ini sangat bagus diterapkan di warnet-warnet……..hemat rupiah tentunya, tanpa melanggar hak licensi Microsoft. Misalnya pelanggan disuatu di warnet ada 20 pc semua pc di instalkan Linux saja (PC…? beli yang second/murah asal sudah bisa menjalakan Linux). Sedangkan di sisi server cukup digunakan 1 Windows XP Licensi. Dan semua PC Linux anda akan mampu menjalankan Windows XP. Kemudian jika ada upgrade hardware tentunya lebih hemat lagi karena sisi server saja yang akan di upgrade Hemat kan???.

- Andapun dapat Bekerja di rumah untuk memanfaatkan kemampuan Windows XP di kantor anda via internet, yang sama sekali tidak membebani kemampuan PC di rumah anda. Misalnya di rumah anda akses internet dial-up dengan akses internet yang lambat dan di kantor anda akses internet kecepatan sangat tinggi, dgn program ini akan memanfaatkan juga akses internet yang juga sama cepat dimiliki oleh Windows XP di kantor anda, karena semua proses dilakukan di sisi server di kantor anda sedangkan PC di rumah anda hanya menampilkan Display dan komunikasi keyboard dan mouse. (asyik bukan……???).

- Instalasi sangat mudah seperti kalau anda menginstall program seperti MS Office, Adobe, Corel. Tidak seperti Citrix yang harus berjalan di win2000 Server dan instalasi yang harus membutuhkan kejelian.

- Ukuran file sangat kecil yaitu Cuma 8,5 MB dibandingkan dengan citrix yang ukurannya mencapai 300 MB.

- Dengan program ini kemampuan server Pentium 4 akan anda manfaatkan untuk jumlah user/Client secara bebas. Dibandingan dgn windows teriminal service milik windows 2000 harus mendapatkan licensi untuk setiap clientnya.

- Resolusinya menyesuaikan dengan resolusi client kita, bisa memilih resolusi pixel yang kita kehendaki misalnya 460 x 480 atau 800 x 600 atau 1024 x 768 atau lebih dari itu sesuai kemampuan monitor client dan bisa dalam mode full screen yang mana seolah-olah PC Pentium lama kita sedang menjalankan windows XP.

- Bagus digunakan untuk Warnet, perkantoran yang dapat menghemat jikalau akan mengupgrade hardwarenya. Karena nggak perlu rumit-rumit cukup ganti aja servernya. Dan amat efisien karena seluruh programnya akan terdapat di server aja, jadi nggak perlu lagi instal di client. Dan sebenarnya kalau anda jeli andapun dapat memakai PC client tanpa harddisk menjalankan booting dengan memakai software Thin Offiz atau yang lain sebagainya pada Server Windows XP

Imagefile:///E:/Clonning%20PC%20menggunakan%20windows%20XP%20%AB%20Bangkitlah%20Bangsaku_files/image004.jpg

6. Untuk di sisi Client

Jika Windows XP/Windows 2000 sebagai client agar bisa menjalankan digunakan program yang sudah Built-in pada Windows XP tersebut.

Ikuti langkah berikut :
file:///E:/Clonning%20PC%20menggunakan%20windows%20XP%20%AB%20Bangkitlah%20Bangsaku_files/image005.jpg

* Klik start menu
* Pilih Programs
* Pilih Accessories, klik Communications lalu klik “Remote Desktop Connection” maka akan tampil gambar seperti di bawah ini :
* Untuk menjalankan program ini di bagian option general pada pilihan Computer klik tanda panah ke bawah pilih pilihan kata “” digunakan untuk mencari terminal server yang sedang aktif, maka akan tampil kotak berisikan komputer yang memiliki terminal server.

* Klik dua kali PC yang terdapat Terminal Server tersebut lalu akan masuk ke Windows XP dengan memunculkan kotak dialog Log-on seperti gambar berikut

Jika Client Windows 95/98/Me

* Kalau untuk menjalankan program Remote Desktop Connection di Windows 95/98/Me Harus kita melakukan instalasi karena di Windows 95/98/Me program tersebut tidak built-in didalamnya, jadi harus install dulu RDP for Windows 95/98/Me. Sedangkan untuk menjalankan program tersebut semuanya sama seperti langkah untuk menjalankannya di Windows XP/2000. seperti gambar di bawah ini.

Imagefile:///E:/Clonning%20PC%20menggunakan%20windows%20XP%20%AB%20Bangkitlah%20Bangsaku_files/image003.jpg

* Berdasarkan pengalaman penulis belum pernah ada windows XP semudah dan setangguh program ini yang bisa di jadikan Windows Terminal Emulator. Jika ada???? yang salah mohon teman-teman ralat yah….!!!!

Jika Dijalankan di PC Linux dan PDA

Jika dijalankan di PC Linux dapat menggunakan software instalasi yang akan di setup di Linux OS yaitu RDP for Linux dan RDP for Windows Mobile PDA.

Sumber : ilmukomputer

BenQ S41



BenQ memperbarui jajaran produk Joybooknya dengan mengeluarkan seri S41. BenQ memperbarui jajaran Joybook-nya dengan peluncuran seri Joybook S41 yang mendapatkan penghargaan. Seri S41 ini menggunakan panel layar lebar 14.1 inci dengan waktu tanggap ultra cepat 16 ms, prosesor Intel®Centrino® Duo, chipset grafis nVIDIA®GeForce® 8600M GS dan sebuah output HDMI. Sebagai tambahan, S41 juga memenangi penghargaan “red dot” Design Award 2007 yang bergengsi.

Dengan memanfaatkan teknologi Laminated Color Metal eksklusif milik BenQ, S41 memadukan pola lingkaran dan bujur sangkar pada tutup metaliknya secara sempurna, sehingga memberi kesan yang tegas bagi para professional yang memakainya. Lagi pula, bantalan tapak tangan aluminium tipis dan halus memberi sestuhan metropolitan, terkesan istimewa, hidup dan kontemporer.


Bermodalkan chipset nVIDIA®GeForce® 8600M GS serta dukungan TurboCache sampai dengan 1 GB, laptop ini menghasilkan pengalaman visual yang mengagumkan serta memberikan efek 3D yang paling kuat bagi game-game terbaru masa kini. Selain itu, dengan teknologi HD nVIDIA® PureVideo™, laptop ini menghasilkan visual dan unjuk kerja yang luar biasa dengan gambar yang jernih dan hasil playback yang utuh, sesuai untuk fitur-fitur gafis dan video terkini.

Output HDMI memungkinkan transimisi video digital HD secara murni sampai dengan resolusi 1080p, serta mendukung audio digital pita lebar tanpa kompresi melalui sebuah kabel. Hal ini mempermudah sambungan ke peralatan-peralatan berdefinisi tinggi seperti pemutar DVD HD dan konsol-konsol game terkini.

S41 hadir dengan sebuah webcam QEye 1.3 MP, sebuah mikrofon internal yang diperlengkapi dengan penekan kebisingan dan fungsi peredam gema, serta audio berkelas bioskop melalui pengeras suara kembar 1,5W yang diperkuat dengan teknologi SRS TruSurround XT. Selain itu S41 juga dilengkapi dengan wireless WAN, 802.11a/b/g/n wireless LAN and built-in Bluetooth® 2.0. yang sudah terintegrasi untuk koneksi yang mudah dengan jaringan dan peripherals yang lain.

Specifications:
Processor
Intel® Centrino® Duo processor technology – Intel® Core™2 Duo processor T7100

Operating System
Genuine Windows Vista™ Business, Genuine Windows Vista™ Home Premium, Genuine Windows Vista™ Home Basic

Graphics
nVIDIA® GeForce® 8600M GS(Max.1GB TurboCache)

Memory (max.)
DDRII 512MB and above (Max to 2.0 GB)

Hard Disk Drive
80/100/120/160 GB (5400RPM-SATA)

Optical Disc Drive
(1) 24X DVD/CD-RW Combo*1
(2) 8X DVD Super-Multi (Support Double Layer) *1

Display
14.1" UltraVivid*1 widescreen display

Communications/Networks
Modem: Built-in 56K / V.92 modem
LAN: Built-in 10 / 100 /1000 Ethernet

Wireless LAN:

* Built-in 802.11a/b/g (Worldwide countries except Thailand)
* Built-in 802.11b/g (Worldwide countries)
* Built-in 802.11a/b/g/n (Worldwide countries except Russia, Ukraine, India, Indonesia, Vietnam, Thailand)
* Built-in Rev. 2.0/ EDR (optional) *1

I/O Port

* USB 2.0 x 4
* HDMI output x 1
* FireWire (IEEE 1394) x 1
* RJ-45 Ethernet port x 1
* RJ-11 Modem port x 1
* Microphone-in x 1
* Headphone-out x 1
* VGA port x 1
* DC-IN x 1
* ExpressCard Slot x 1
* Line-in x 1

Memory
Card Reader
5-in-1 card reader: SD/MMC/MS/MS-Pro/xD

Audio
Built-in Microphone x 1
Built-in 1.5W speakers x 2
Sound System x 2 channels
(1) Sound Blaster Pro Compatible
(2) HD Audio
(3) Noise Suppression & Echo Cancellation supported
(4) SRS TruSurround XT
Sumber : PT. Galva

REPAIR WINDOWS XP TANPA HARUS RE-INSTALL

Kalian pasti pernah mengalami beberapa masalah dengan Windows XP di komputer kalian, mungkin salah satunya sampai pada tahap harus melakukan Repair pada XP kalian bahkan mungkin sampai harus me Re-Instal ulang XP kalian. Tapi sebelum meRe-Instal XP yang bermasalah itu, gak ada salahnya kalian coba tips yang satu ini untuk memperbaiki beberapa masalah yang sering terjadi pada Windows XP tanpa harus meRe-Instal XP pada komputer kalian. Adapun cara untuk memperbaiki beberapa masalah pada XP kalian tanpa harus meRe-instal nya silahkan kalian mengikuti langkah-langkah berikut ini...


1. Memperbaiki Instalasi (Repair Install)

Jika Windows XP kalian rusak (corrupted) dimana kalian tidak mempunyai sistem operasi lain untuk melakukan booting, maka kalian dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja pada setting (pengaturan) awal.

- Sebelumnya pastikan kalian memiliki key Windows XP yang valid.
- Jika kalian dimintai password administrator, sebaiknya kalian pilih opsi perbaikan (repair) yang kedua, bukan yang pertama.
- Lalu masukkan CD Windows XP kalian dan lakukan booting dari CD XP tersebut (sebelumnya settinglah pada bios untuk lakukan booting dari CD Room, tapi jangan lupa kembalikan settingan untuk booting dari Hard Disk lagi kalau sudah selesai semua).
- Setelah keluar opsi perbaikan kedua R=Repair, lalu tekanlah tombol R
untuk memulai perbaikan (repair).
- Setelah itu tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
- Kemudian tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS , Selanjutnya akan dilakukan pengecekan pada drive C: dan mulai menyalin file-file. Setelah selesai dengan proses-proses tersebut maka secara otomatis komputer kalian akan ter-restart. Biarkan CD XP kalia tetap dalam drivenya.
- Setelah Restart, kalian akan melihat tampilan “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan, tampilannya seperti instalasi XP normal biasanya, yang meliputi “Collecting Information, Dynamic Update, Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation”.
- Ketika ditanya untuk memasukkan key, masukkan key Windows XP kalian yang valid.
- Sebaiknya kalian isikan nama atau Workgroup yang sama.
- Lalu setelah selesai komputer kalian akan ter-restart lagi secara otomatis.
- Kemudian kalian akan melihat tampilan seperti layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
- Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
- Selesai

Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.


2. NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Kalau kalian mendapat pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, maka lakukan langkah berikut ini:
- Masukkanlah CD Windows XP dan lakukan booting dari CD tersebut.
- Kemudian pada saat keluar opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R pada keyboard kalian.
- Tekanlah angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang akan diperbaiki.
- Biasanya #1
- Pindahlah ke CD Drive kalian berada.
- Ketik: CD i386
- Ketik: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
- Apabila Windows XP Anda terinstal di tempat/drive lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
- Keluarkan CD Anda dan ketik EXIT


3. HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Kalau kalian mendapatkan pesan tampilan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, kemungkinan besar file BOOT.INI sedang bermasalah biasanya file ini mengalami salah konfigurasi (misconfigured).

- Masukkanlah CD Windows XP dan lakukan booting dari CD tersebut.
- Kemudian ketika keluar opsi R=Repair yang pertama, tekanlah tombol R pada keyboard kalian.
- Tekanlah angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki.
- Biasanya #1
- Ketik: bootcfg /list gunanya untuk menampilkan isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
- Ketik: bootcfg /rebuild gunanya untuk memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT


4. Apabila direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang.

Kalau kalian mendapatkan tampilan error dengan tulisan:

“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE” ikutilah langkah-langkah dibawah ini..

- Masukkanlah CD Windows XP dan lakukan booting dari CD tersebut.
- Kemudian ketika keluar opsi R=Repair yang pertama, tekanlah tombol R pada keyboard kalian.
- Tekanlah angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang akan diperbaiki.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Ketik: cd \windows\system32\config
- Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Ketik: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
- Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Ketik: copy \windows\repair\system
- Ketik: copy \windows\repair\software
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT


5. NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)

Kalau kalian mendapati tampilan error "NTLDR" tak ditemukan saat booting:

a. Untuk partisi tipe FAT
- Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk (root) C:\

b. Untuk partisi tipe NTFS
- Masukkanlah CD Windows XP dan lakukan booting dari CD tersebut.
- Kemudian ketika keluar opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R pada keyboard kalian.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang akan diperbaiki.
- Biasanya #1
- Masukkanlah password administrator yang diminta jika diperlukan.
- Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikanlah!).
- Ketik: COPY X:\i386\NTLDR C\:
- Ketik: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

Namun apabila sudah di lakukan cara-cara tersebut tapi tetap minta untuk di Re-instal maka jangan lupa yang paling penting atau paling utama yang harus di lakukan adalah mem-Back up data-data kalian dan siapkan driver2 yang diperlukan.

Selamat mencoba....

MOTHER BOARD

Mother Board merupakan board/papan induk dimana semua device dipasang mulai dari processor, memory, slot-slot untuk ekspansi, dll.


Yang harus diperhatikan dalam memilih ataupun merakit Mother board adalah bahwa setiap Motherboard memiliki spesifikasi yang berbeda untuk setiap merk atau type antara lain :
Setiap Motherboard memiliki pasangan dengan processor tertentu, yaitu type socket atau slot yang tersedia untuk prosessor.
Kemampuan Motherboard untuk bisa di Up-grade sampai dengan kecepatan Processor berapa. Umumnya motherboard mampu untuk di-upgrade dengan mengganti processor. Informasi tentang hal ini sangat penting untuk pembelian motherboard dengan pertimbangn untuk bisa di upgrade.
Kapasitas memory RAM yang bisa dipasang pada Motherboard Semakin besar kapasitas memory yang disediakn semakin menguntungkan.
Slot yang tersedia untuk setiap jenis RAM, misalnya berapa slot yang disediakan untuk EDO RAM, SDRAM dll.
Setting Motherboard secara BIOS (software) atu secara jumper setting .
Jumlah slot untuk PCI dan ISA. Slot slot tersebut sangat bermanfaat untuk penmbahan peripheral seperti audio card.
Apakah motherboard Support untuk AGP bagi VGA card, support AGP akan lebih menguntungkan untuk persediaan apabila diinginkan peningkatan kemampuan grafis dari computer dengan memasang AGP card.
Speed Bus untuk memory sampai dengan kecepatan berapa ( 66,100,133,200,400 Mhz).
Apakah VGA card dan audio Card sudah onboard atau tidak.
Power Supply untuk Mother Board AT atau ATX atau Baby AT.

Semua informasi diatas dapat diketahui dari manual book yang ada pada motherboard.
Beberapa jenis Slot atau Socket untuk processor antara lain :
1. Slot 1
2. Slot 2
3. Socket7
4. Slot A
5. Socket A
6. Socket 370
7. Socket 8
8. Socket 423

♥Slot1
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor P-III dan celeron

♥Slot2
Motherboard yang dibuat untuk mendukung Processor Pentium II Xeon

♥Socket 7
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor AMD K6-2, AMD K6-3 dan Cyrix M-II serta Pentium MMX.

♥Slot A
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor AMD Athlon, AMD Thunderbird.

♥Socket A
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor AMD Athlon dan AMD Duron.

♥Socket 370
Motherboard yang dibuat untuk mendukung Processor Intel® Pentium® III (Tualatin and Coppermine) /CeleronTM

♥Socket 8
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor Pentium®II and Pentium® Pro .

♥Socket 423
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor Pentium-4.