Divisi Teknik HME 2013 2014

Foto diambil pada waktu Makrab STO HME

Sarang Hae

Sarang Hae Oppa

This is how FKBSE ended

FKBSE 2012 in Banyu Biru Village

This is my new classmates in college

Teman-teman baru dari berbagai daerah di Jawa Tengah , hohoho

Six Angels in Waterfalls

6 Angels in "7 Angels Waterfalls" , where is the other angel ?

New Family in Tebet

Coop Batch 12

26 February, 2012

Ujian Praktek 4TKJ 2012




Sebelumnya pengayaan untuk UKK yakni praktek menggunakan RouterBoard RB750 yang didalamnya sudah ada Mikrotik OS nya. dengan 5 interface, masing-masing dihubungkan.
interface 1 : ke gateway internet 202.*.*.246
interface 2 : ke proxy  server 172.16.6.254
interface 3 : ke access point (hotspot) 192.168.60.254
interface 4 : ke LAN 192.168.6.254

Lebih jelasnya, aku cantumkan desain jaringan waktu praktek kemarin.


Untuk itu pertama-tama setting RB750 menggunakan winbox.
tambahkan masing-masing address untuk interface yang akan digunakan. Lalu tambah alamat untuk gateway menuju internet dengan menu IP>Routes. Tambahkan DNS nya, klik menu IP>DNS>pilih setting masukkan DNS. setelah itu uji koneksi RB750 dengan 'New Terminal' di winbox, menggunakan command 'ping' . Setelah RB750 terkoneksi, cek untuk client. Hubungkan client ke router, setting IP client dengan 192.168.6.6 gateway-nya 192.168.6.254 . setelah itu uji koneksinya menggunakan 'ping' juga di command prompt. jika reply, jalankan mozilla, bila belum bisa buka facebok.com, cek DNS pada client atau routernya dan settingan NAT di mikrotik'nya.

Setelah client berhasil konek ke internet, add filter rule di winbox mikrotik.... Untuk settingan client pimpingan, bag.admin, costumer service, web server, hotspot dan lainnya yg Lbh komplit tunggu pertemuan selanjutnya. hehe

bersambung.... :))

21 November, 2011

Deep Sleep Mode pada LAN

Pernahkah anda mendengar tentang Deep Sleep Mode ? ini terjadi pada komputer dimana saya magang. 
Masalahnya datang ketika komputer dalam keadaan sleep/stand by mode, beberapa komponen PC termasuk network controller (or adapter) akan mati. . 
Hufth, membuat saya stres berhari-hari, eh tidak.. beberapa hari. Network Controller saya tidur nyenyak sekali dan tak mau bangun. LAN tidak terdeteksi, driver Network Controller pada Device Manager juga gambarnya tanda pentung kuning alias tidak di install. Ketika saya repair tuh Network Controller, muncul Realtek installation message :







Nah saya dapet cara untuk membangunkan Network Controller ini dari pengalaman saya sendiri 
 CARA 1
Akhirnya saya restore checkpoint ke keadaan komputer yang lebih baik menggunakan tool yang telah disediakan oleh windows Xp (saya menggunakan XP SP3).

1. Klik start -> All Programs -> Accesories -> System Tools -> System Restore -> pilih Restore my computer to an earlier time -> Next ->Pilih tanggal dimana system melakukan system checkpoint atau tanggal dimana komputer anda sebelumnya dalam keadaan cukup bagus.

Oke . done. Selesai juga permasalahannya. Driver kembali, LAN sudah "connected" kembali. 
Tetapi "Deep Sleep Mode" ini akan terjadi berulang kali dan gak mungkin kan kalau restore komputer melulu ke keadaan Last Known Good Configuration. Lalu bagaimana caranya biar tidak terulang kembali....

Begini Langkahnya :
1. Tekan bersamaan tombol windows+Pause break atau klik kanan my computer->properties, bila di windows XP pilih tab hardware lalu klik "Device Manager"
2. Pilih Network Adapters atau Network Controller anda. klik Realtek PCIe FE Family Controller atau Driver LAN card milik anda, klik kanan properties
3. Pilih tab Power Management, uncheck "Allow the computer to turn off this device to save power"
4. Klik OK

Selesai sudah.. hehehe.. LAN gak akan tidur lagi...

CARA 2
Bila System Restore tidak bisa membantu anda atau tidak ada system checkpoint yang anda buat , cara terbaik ialah me-reset motherboard, dan cara terbaik mereset motherboard adalah copot RAM dan biarkan selama 30 detik atau biasanya kebanyakan komputer bisa berhasil jika dibiarkan lebih lama (10menit) . [Untuk Laptop, copot baterai selama 5-10 menit.] Lalu pasang kembali RAM anda. Colokan kabel power . Dan taraaaaaa.. Lihat hasilnya.

Dan bila itu berhasil, jangan lupa mematikan "Deep Sleep Mode" seperti langkah di atas . akan ku tulis kembali :
1. Buka Device Manager
2. Buka Network Controller
3. Double-click Network adapters
4. Double-click Realtek Network Controller
5. Pilih tab Power Management , uncheck "Allow the computer to turn off this device to save power"

Semoga bermanfaat bagi yang lainnya :)

17 November, 2011

Folder Menjadi Shortcut

Saya posting ini karena ada pengalaman buruk terjadi pada flashdisk saya yang berumur 4 tahun ini. :)) . Tiba-tiba saja setelah dipinjam teman buat copy-paste sebuah file, lalu dikembalikan, foldernya mala jadi shortcut semua (   .Ink   ) Padahal tuh banyak banget file-file penting. Yaudah deh mewek, karena di scan pun, avira mengatakan hanya satu virus yang terdeksi, sedangkan filenya tetep jadi shortcut. Ternyata eh ternyata setelah ke Paman google baru tau kalo virus tersebut membuat file induk virus di mydocument dengan ekstensi *.mdb, lalu akan membuat file shortcut baru sementara file atau folder asli disembunyikan. Kalau tidak teliti kita akan mengklik shortcut tadi dan viruspun tambah menyebar.

Selain folder berubah menjadi short cut ada juga file microsoft word nya berubah menjadi application (*.exe).

Ternyata file yg asli (*.doc) cuma ke-hidden kok dan bisa kembali di un-hidden. Oh ya sebagai tambahan ternyata biang kerok dari ini adalah virus yang bernama win32.VB.pod tapi yang penting kan kita tahu cara mengatasinya. terus bagaimana caranya???

Untuk mengatasi masalah tersebut silahkan jalankan prosedur berikut :


 install aja avast 5.. hehe. download dulu disini
1. Kelamaan download, pake layar hitam aja buat ngatasi ini, alias command prompt.
 
2. Nah, cek dulu space flashdisk/hardisk yang terkena virus shortcut ini (lebih familiar disebut virus shorcut)

3. Klik kanan flashdisk/local disk pilih properties

 
4. Bandingkan kapasitas Free Space dan Used Space, jika Used Space lebih besar daripada Free   Space tetapi file yang ada dalam flashdisk tidak sebanyak itu maka berbangga hatilah karena kemungkinan besar ada file anda yang di hidden, tetapi jika sebaliknya atau bahkan flashdisk anda kosong maka file anda hilang semua.
 
5. Jika file anda masih ada atau di hidden oleh virus win32.VB.pod, maka lakukan langkah berikut ini :
 
6. Masuk ke Command Prompt dengan cara Klik Start lalu pilih run kemudian dalam kotak run anda isi dengan CMD
 
7. Setelah jendela Command Prompt keluar maka selanjutnya anda tinggal ketikkan drive flashdisk anda diikuti dengan tanda : (titik dua), misalnya drive flashdisk anda E maka anda ketikkan E: lalu tekan enter.
 
8. Kini anda berada di dalam drive flashdisk anda, kemudian anda ketikkan dir lalu tekan enter kemudian lihat hasilnya sudah muncul atau belum file yang anda cari?
 
9. Apabila file yang anda maksud belum ada, silahkan anda ketikkan dir/a atau dir /a kemudian tekan enter kembali lihatlah apakah file atau folder yang anda sekarang sudah terlihat?
 
10.  Jika sudah terlihat maka langkah selanjutnya adalah ketikkan:
attrib –s –h –r /s /d (ingat…!!! Ketik persis seperti disamping jangan lupa spasinya juga) tunggu beberapa detik setelah muncul drive flashdisk pada jendela Command Prompt anda misalnya E:> maka proses pengembalian file atau folder telah selesai
 
11. Terakhir Masuk ke My Computer lalu buka flashdisk anda dengan cara klik ganda, maka Insya Allah file beserta folder dalam flashdisk anda sekarang telah kembali.

    Udah gak mewek lagi deh :>  
    Kalo suka dengan artikel ini, klik ikon Google +1 ya dibawah artikel . okeh, see you next article

    11 November, 2011

    Membuat Daftar Isi Dengan Ms.Word

    Pada saat membuat laporan atau makalah, pastilah disuruh membuat daftar isinya juga. Nah saya agak kesulitan kalau membuat daftar isi (Manual siyh titik titiknya,,hehe). Pada suatu hari ketika surfing di laut...eh surfing di internet nemuin cara membuat daftar isi dalam waktu 5 detik. Ya udah deh saya praktekin aja. Karena gag hapal caranya ketika mau buat daftar isi lagi, saya cari-cari ituh blog lagi dan lagi.. Dan akhirnya nemuin deh. Biar gampang aku nyarinya, aku Copy-Paste di blog aku.. hehe kutipan dari "Ciebal Weblog". Nah Langsung ajjah,,

    Untuk membuat daftar isi menjadi lebih cepat dan rapih yang mesti kamu perhatikan sebelumnya adalah format huruf (Styles).
    1. Dalam pembuatan Judul format huruf harus H1 atau Heading 1. Ini merupakan standar dalam penulisan judul, baik dalam pembuatan website atau eBook karena dalam pembuatan eBook harus diperhatikan agar bisa memenihi SEO pada eBook. Klik gambar untuk melihat jelas :
    2. Sub Judul, format untuk sub judul harus berformat H2 atau Heading 2. Ini juga merupakan standar penulisan Sub Judul. Klik gambar untuk melihat jelas :

     3. Kalau kamu memiliki sub judul lagi kami bisa menggunakan format H3 atau Heading begitu jugaa seterusnya.
     4. Setelah semua kewajiban yang mesti di penuhi telah dipenuhi, sekarang tinggal proses pembuatan Daftar isinya. Ini adalah inti postingan ciebal kali ini. Klik References >> Table of Contents >> Pilih Format sesuai kebutuhan kamu.














    5. Kurang dari 5 detik semua pekerjaan telah selesai dilakukan..
    selamat mencoba.. 14 5 Detik Membuat Daftar Isi dengan MS Word
    Catatan : Untuk pengguna MS Word 2003, pada langkah nomor 4 perbedaanya adalah Klik Insert >> Reference >> Index and Tables lalu pilih format sesuai kebutuhan kamu.
    OK, tutorial cara mudah membuat daftar ini telah selesai. Terima kasih buat "Ciebal Weblog", Lanjutkan karya anda .hihihi 14 5 Detik Membuat Daftar Isi dengan MS Word

    02 October, 2010

    JAMBORE TEKNOLOGI 2010

    Haduh kayaknya aku telat posting ini deh. Huh. udah lupa tanggalnya juga. Waktu itu hari Jumat,Sabtu, Minggu juga. Nah, di sana aku dan teman-teman merakit Laptop. Temanku Bimbi, Erin, dan Udin jaga Stand TKJ smk n 7 Semarang. Menampilkan tentang java mobile.



    Nah,
    di sana banyak sekali tuh pameran teknologi dari SMK se-Jateng. Gak cuman teknologi, dibidang seni, perkembangbiakkan, peternakan juga ada hlo. Rugi deh gak liat. Eah semoga diadain lagi. ini gambar mbak cantik yang tubuhnya dilukis. Disebut "body painting". Waduh, saya Lupa, SMK mana ya mbak.?? hehe. . .


    Nah ini juga aku (sebelah kiri dan temen aku nampang disebuah mobil yang dipamerkan dari SMK N 1 Miri Sragen : Tararataraaaaaaaaaaa



    Sebenere masih banyak foto-foto yang pengen ku pajang, tapi speechless niyh (hehe). Ini dokumentasi waktu ngrakit Laptop dan PC (yang katanya jumlahe 1000) ZYREX.








    Yach, segini sajalah. Lebih banyak foto di album FB saya dan teman saya. C U Bubbye. . .

    :)

    PERBEDAAN HUB DENGAN SWITCH

    HUB


    Hub adalah salah satu terminal yang sering digunakan dalam jaringan.Ketika menggunakan hub sebagai terminal, jenis jaringan anda identik
    dengan jenis arsitektur bertopologi bintang.
    Fungsi hub adalah untuk mengubungkan setiap node atau komputer yang akan terhubung dalam jaringan yang dibangun. Pada topologi bintang, hub dijadikan terminal yang dapat membagi koneksi dari satu komputer ke komputer yang lain. Penggunaan hub memungkinkan jaringan LAN anda memiliki komputer lebih dari 2 workstation, tetapi semua tergantung dari kapasitasnya.


    Di dalam hub akan terdapat beberapa port RJ45-Female. Fungsi hub juga untuk menghubungkan port RJ45-Male yang telah dipasangi kabel UTP. biasanya dukungan workstation pada hub tergantung dari jumlah port RJ45-Female-nya, yaitu berjumlah 4, 8, 12, 16, atau kelipatannya. Biasanya juga terdapat port RJ45 yang berguna sebagai upLink. Fungsi upLink adalah untuk menghubungkan hub pada koneksi yang lebih tinggi, misalnya pada internet atau pada server.

    SWITCH


    Fungsi dari hub dan switch sama, yaitu sama-sama mensentralisasikan koneksi jaringan antar PC dalam satu jaringan. Akan tetapi secara kualitas switch memiliki kelebihan pada daya hantar. Mengapa.? karena :



    **Perlu diketahui bahwa ethernet, proses kerjanya dengan memeriksa anteran data yang ada pada media transmisi terlebih dahulu. apakah ada data yang sedang dikirim atau tidak. Apabila ada media transmisi (misalnya kabel UTP, coaxial) dalam keadaan kosong, maka pengiriman akan dilakukan. Tapi apabila ada dua pengiriman yang dilakukan bersaman, maka akan terjadi tabrakan data.

    **agar kejadian tersebut tidak terjadi, yaitu dengan menggunakan hub dan switch karena kedua perangkat tersebut memiliki collision control yang dapat mengontrol adanya tabrakan data.

    **Perbedaannya, hub hanya memiliki satu collision control atau collision domain. Sedangkan switch memiliki collision control yang banyak sesuai dengan jumlah port-nya. Meskipun anda menggunakan hub dengan jumlah port 8, 16, atau kelipatannya, jumlah collision control nya tetap satu. jika anda menggunakan switch dengan 16 port, pada setiap port akan tersedia collision control.

    **Jadi switch memiliki kualitas lebih bagus dibandingkan hub. Semakin banyak port yang anda gunakan pada hub, maka kecepatan transfer data atau penerimaan data akan semakin lambat. Karena disebabkan satu collision control akan menangani banyak port.

    **Banyaknya collision control pada switch sama dengan jumlah port yang diaktifkan atau digunakan. Karena itu, setiap port akan memiliki collision control yang dapat mengatasi adanya tabrakan data yang terjadi dari setiap komputer jaringan.

    01 April, 2010

    SETTING DNS SERVER DEBIAN

    DNS SERVER PADA DEBIAN WOODY 3.0




    Artikel ini akan membahas tentang cara Konfigurasi DNS server pada Linux Debian..
    Hal yang harus kita ketahui untuk membuat DNS server file yang harus di konfigurasi pada linux yaitu bernama : named.conf. Edit file ini untuk mengkonfigurasi DNS Server.. Dengan IP server 192.168.8.254
    cara seperti berikut :

    1. Pertama-tama kita install dulu bind. dengan mengetikkan perintah apt-get install bind9,jika sistem tidak melakukan installasi berati bind sudah terinstall di linux anda.

    2.Jika belum terinstall maka sistem akan meminta anda memasukkan CD sesuai dengan yang diminta sistem (biasanya update 'CD 2' 'CD 1' berarti CD 8

    3.Nah setelah selesai instalasi,, sekarang kita konfigurasi file named.conf dengan mengetikkan perintah nano /etc/bind/named.conf

    4.Pada akhir script file named.conf ,kita tambahkan zona baru.


    zone "debian.com" {
    type master;
    file "/etc/bind/kelompok8.zone";
    };

    **ket file diatas dapat anda rubah misalnya debian.com menjadi zone "pangkalpinang.go.id" {
    Lalu pada kelompok8.zone bisa anda rubah seperti nama hostname anda. misal kelompok8.zone karena dulu saya kelompok 8.hehe

    Lalu lagi dibawahnya kita tambahkan zone sebagai berikut :

    zone "8.168.192.in-addr.arpa" {
    type master;
    file "/etc/bind/kelompok8.rev"
    };

    **ket : disini saya menggunakan ip address 192.168.8.254 . jadi pada baris zone saya isikan "8.168.192.in-addr.arpa" { ,jika anda misalnya menggunakan IP address 172.16.0.1 maka pada baris zone ketikkan zone "0.16.172.in-addr.arpa" { . setelah selesai simpan filenya dan keluar.

    5. Setelah itu kita buat file untuk forwardnya, disibni file nya sayaletakkan di directory /etc/bind dengan nama file kelompok8.zone

    6. Ketikkan perintah nano /etc/bind/kelompok8.zone
    Lalu ketikkan
    $TTL 1D
    @ IN SOA kelompok8.com. root.kelompok8.com. (
    2626; serial
    15M; refresh
    3H; retry
    1W; expire
    1D; minimum
    )
    @ IN SOA kelompok8.com
    @ IN MX 10 mail.kelompok8.com
    IN A 192.168.8.254
    www.IN A 192.168.8.254
    mail IN A 192.168.8.254
    ftp IN A 192.168.8.254
    simpan file tersebut dan keluar

    7. Sekarang kita buat file untuk reverse-nya, ketikkan perintah nano /etc/bind/kelompok8.rev lalu ketikkan :
    $STTL 1D
    @ IN SOA kelompok8.com. root.kelompok8.com. (
    252629; serial
    10M; refresh
    3H; retry
    1W; expire
    1D; minimum
    )
    @ IN NS 192.168.8.254
    254 IN PTR debian.com
    **ket : baris 254 IN PTR debian.com. tidak sama jika anda menggunakan IP yang lain.

    8. Simpan file tersebut lalu keluar

    9. Sekarang kita ubah resolv.conf

    10.Ketikkan nano /etc/resolv.conf
    pada file ini ketikkan
    search debian.com
    nameserver 192.168.8.254

    11.Simpan file tersebut lalu keluar

    12.Restart komputer anda dengan menggunakan perintah reboot

    13.Setelah itu login kembali sebagai root

    14.Lalu test DNS server yang telah kita buat dengan perintah ping debian.com

    15.jika ada tulisan reply maka dns server sudah berhasil kita buat, jika keluar tulisan unknown host maka setting dns di atas salah dan ulangi lagi kembali. atau untuk mengeceknya anda bisa menggunakan perintah nslookup

    Hufth. . . .capeg juga ngetik cepet-cepet. maem cek ah. . ini sumber dari Mas Supri yang mengajar instalasi Debian Woody dikelasku. :D

    DISTRO LINUX


    Pengertian Distro Linux
    Distro Linux merupakan singkatan dari distribusi Linux, yaitu sebuah sebutan untuk sistem operasi komputer yang mirip Unix. Dimana kernel yang digunakan adalah kernel Linux, bukan kernel Unix. Istilah Linux sendiri digunakan untuk menyatakan bahwa sistem operasi ini di-ilhami dari sistem operasi Unix yang telah lebih dulu populer. Linux merupakan singkatan dari Like Unix.

    Pada saat ini, telah banyak beredar distro-distro Linux di pasaran. Distribusi Linux bisa berupa perangkat lunak bebas digunakan dan dikembangkan (open source), dan bisa juga berupa perangkat lunak komersial seperti Red Hat Enterprise, SuSE, dan lain-lain. Banyaknya distro Linux yang beredar di pasaran saat ini banyak disebabkan oleh sifat sistem operasi Linux yang kebanyakan bersifat perangkat lunak bebas untuk digunakan dan dikembangkan (open source).



    Sejarah Linux
    Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Dulunya Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler).

    Saat ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME). Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat. Karena kernel Linux dikembangkan dengan usaha yang independent, banyak aplikasi yang tersedia, sebagai contoh, C Compiler menggunakan gcc dari Free Software Foundation GNU’s Project. Compiler ini banyak digunakan pada lingkungan Hewlett-Packard dan Sun.

    Sekarang ini, banyak aplikasi Linux yang dapat digunakan untuk keperluan kantor seperti untuk spreadsheet, word processor, database dan program editor grafis yang memiliki fungsi dan tampilan seperti Microsoft Office, yaitu Star Office. Selain itu, juga sudah tersedia versi Corel untuk Linux dan aplikasi seperti Matlab yang pada Linux dikenal sebagai Scilab.

    Linux bisa didapatkan dalam berbagai distribusi (sering disebut Distro). Distro adalah bundel dari kernel Linux, beserta sistem dasar linux, program instalasi, tools basic, dan program-program lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuan pembuatan distro. Ada banyak sekali distro Linux, diantaranya: RedHat dan distro turunannya, Debian, Slackware, SuSE, WinLinux dan sebagainya

    Macam-Macam Distro Linux
    Ada banyak distribusi atau distro Linux yang telah muncul. Beberapa diantaranya bertahan dan berkembang menjadi besar, bahkan sampai menghasilkan distro turunan. Secara garis besar distro-distro linux yang beredar dibedakan dalam 3 (tiga) kelompok cara pemaketannya.

    Pemaketan sistem operasi Linux dapat berupa paket Debian (.deb), Red Hat Package Manager (.rpm) dan paket Tar gz (.tgz). Beberapa contoh distro yang beredar di pasaran saat diantaranya adalah;

    1. Debian GNU/Linux (http://www.debian.org/).
    Debian GNU/Linux adalah distro non-komersial yang dihasilkan oleh para sukarelawan dari seluruh dunia yang saling bekerjasama melalui Internet. Distro ini menginginkan adanya semangat open-source yang harus tetap ada pada Debian. Kedinamisan distro ini membuat setiap rilis paket-paketnya di-update setiap waktu dan dapat diakses melalui utilitas/program apt-get.

    Apt-get sendiri merupakan sebuah utilitas baris perintah yang dapat digunakan secara dinamis, untuk meng-upgrade sistem Debian GNU/Linux melalui apt-repository, yang terdapat pada jaringan archive Debian yang luas (via Internet). Milis dan forum Debian selalu penuh dengan pesan-pesan baik mengenai bug, masalah, sharing, dll. Dengan adanya sistem komunikasi ini bug dan masalah keamanan pada tiap paket dapat dilaporkan oleh para pengguna dan pengembang Debian dengan cepat. Keuntungan dari Debian adalah upgradability, ketergantungan antar paket didefinisikan dengan baik, dan pengembangannya secara terbuka. Beberapa proyek dan turunan Debian GNU/Linux :

    • De2, http://de2.vlsm.org/
    • Knoppix, http://www.knoppix.org/
    • Debian JP, http://www.debian.linux.or.jp/
    • Libranet dan lain-lain

    2. Red Hat Linux (http://www.redhat.com/)
    RedHat adalah distro yang cukup populer di kalangan pengembang dan perusahaan Linux. Dukungan-dukungan secara teknis, pelatihan, sertifikasi, aplikasi pengembangan, dan bergabungnya para hacker kernel dan free-software seperti Alan Cox, Michael Johnson, Stephen Tweedie menjadikan Red Hat berkembang cepat dan digunakan pada perusahaan. Poin terbesar dari distro ini adalah Red Hat Package Manager (RPM). RPM adalah sebuah perangkat lunak untuk memanajemen paket-paket pada sistem Linux kita dan dianggap sebagai standar de-facto dalam pemaketan pada distro-distro turunannya dan yang mendukung distro ini secara luas. RedHat merupakan distributor Linux yang cukup terkenal diwilayah Asia dan Amerika.
    Kebanyakan RedHat digunakan sebagai server, karena sudah terbukti kestabilannya dan banyak utilits pendukungnya. RedHat juga telah menjadi patokan atau standart pemaketan untuk beberapa distro Linux, sehingga RPM yang digunakan oleh RedHat menjadi sangat populer di beberapa kalangan pengguna Linux. RPM (RedHat Package Manager) digunakan untuk menginstal paket-paket yang belum sempat terinstall pada mode instalasi standar. Versi terbaru dari RedHat Linux adalah versi 9.0

    3. Slackware (http://www.slackware.com/).
    Distronya Patrick Volkerding yang terkenal pertama kali setelah SLS. Slackware dikenal lebih dekat dengan gaya UNIX, sederhana, stabil, mudah di- custom, dan didesain untuk komputer 386/486 atau lebih tinggi. Distro ini termasuk distro yang cryptic dan manual sekali bagi pemula Linux, tapi dengan menggunakan distro ini beberapa penggunanya dapat mengetahui banyak cara kerja sistem dan distro tersebut. Sebagian besar aktivitas konfigurasi di Slackware dilakukan secara manual (tidak ada tool seperti Yast pada S.U.S.E ataupun Linuxconf pada RedHat). slackware merupakan distributor pertama yang mengenalkan Linux. Distributor ini merupakan distributor yang paling tua dan masih "tradisional". Karena segala sesuatunya harus menggunakan teks dan lebih dekat dengan sistem UNIX. Tahap instalasinya juga masih menggunakan mode teks, sehingga kita harus dituntut benar-benar mengetahui hardware yang ada di dalam komputer kita. Saat ini versi terbaru dari Slackware Linux adalah versi 12.0

    4. S.u.S.E. (http://www.suse.com/)
    S.u.S.E. adalah distro yang populer di Jerman dan Eropa, terkenal akan dukungan driver VGA-nya dan YasT. S.u.S.E tersedia secara komersial dan untuk versi GPL-nya dapat diinstal melalui ftp di situs S.u.S.E. Instalasi berbasis menu grafis dari CD-ROM, disket boot modular, 400-halaman buku referensi, dukungan teknis, dukungan driver-driver terutama VGA dan tool administrasi sistem S.u.S.E., YaST, membuat beberapa pengguna memilih distro ini.S.u.S.E. juga terlibat dalam pembuatan X server (video driver) untuk proyek XFree86 sehingga X server distro ini mendukung kartu grafis baru. S.U.S.E. menggunakan dua sistem pemaketan yaitu RPM (versi lama) dan SPM, S.U.S.E. Package Manager (versi baru).
    S.u.S.E merupakan distributor Linux dari Jerman dan lebih terkenal di kawasan Eropa. SuSE merupakan distributor pertama yang menyertakan bahasa Indonesia dalam instalasinya. Distributor ini dikenal dengan kemudahan dalam konfigurasi, dengan menggunakan YaST (Yet another Setup Tools). Dan juga paket program yang disediakan oleh distributor ini sangat banyak, namun juga memerlukan hardware yang cukup tinggi. Saat ini versi terbaru dari distributor ini adalah versi 12.1 yang dikemas dalam media DVD.
    5. Mandrake
    Mandrake merupakan turunan dari RedHat Linux. Distributor ini merupakan distributor yang cukup dikenal di Indonesia karena kemudahan dalam instalasinya dan pengoperasiannya. Oleh sebab itu jika digunakan dalam jaringan disarankan untuk menggunakan distributor ini sebagai workstationnya dan RedHat sebagai servernya. Walaupun demikian bukan berarti Mandrake tidak powerful untuk server, tapi karena cukup familiar dengan pengguna yang awam. Saat ini versi terbaru dari Mandrake adalah versi 7.2
    6. Turbo Linux (http://www.turbolinux.com/)
    TurboLinux menargetkan pada produk berbasis Linux dengan kinerja tinggi untuk pasar workstation dan server terutama untuk penggunaan clustering dan orientasinya ke perusahaan. Beberapa produk-produknya: TurboLinux Workstation untuk dekstopnya, TurboLinux Server untuk backend server dengan kinerja tinggi terutama untuk penggunaan bisnis di perusahaan, e-commerce dan transaksi B2B (Business-to-Business).
    Salah satu produknya TurboCluster Server ditargetkan untuk pembuatan server cluster yang berskala luas dan dapat digunakan 25 cluster node atau lebih. TurboCluster server ini pernah memenangkan poling Best Web Solution dari editor Linux Journal.enFuzion, satu lagi produk yang berbasis pada konsep sederhana dan powerful yang dinamakan ' parametric execution'. enFuzion akan merubah jaringan komputer perusahaan menjadi super computer dengan kecepatan tinggi dan ' fault tolerant'. Pengguna produk dan layanan TurboLinux terbanyak adalah perusahaan dan perorangan di Jepang dan Asia.

    7. Trustix Linux Merdeka
    Trustix Linux Merdeka merupakan hasil karya dari programmer Indonesia. Distributor ini ibuat untuk memenuhi keinginan dari masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat TI ada khususnya untuk menggunakan Linux yang berbahasa Indonesia dalam pengoperasiannya. Distributor ini baru dirilis pada tahun 2000 yang lalu sehingga masih belum banyak beredar. Trustix. Linux Merdeka merupakan proyek dari Trustix Linux yang berkantor pusat di Amerika.

    8 WinLinux
    WinLinux, distro yang dirancang untuk diinstall di atas partisi DOS (WIndows). Jadi untuk menjalankannya bisa di-klik dari Windows. WinLinux dibuat seakan-akan merupakan suatu program aplikasi under Windows. Dan masih banyak distro-distro lainnya yang telah tersedia maupun yang akan muncul kelak dikemudian hari.

    31 March, 2010

    IP ADDRESSING

    Hehe,, postinganku kaLi ini tentang Ip address. Nah,, siLahkan dipeLajari. Ini saya ambiL dari
    Sumber :
    - Onno W. Purbo in ”TCP/IP”.
    - Wendel Odom, CCIE in ”CCNA INTRO Exam Certification Guide”.


    IP address digunakan untuk mengidentifikasi interface jaringan pada host dari suatu komputer. Dengan adanya IP address masing-masing host dapat terhubung dan saling bertukar informasi melalaui media transmisi kabel seperti UTP, koaksil atau fiber optic. Sebagai contoh sederhana, jika sebuah surat akan dikirimkan/ ditujukan ke orang lain maka surat tersebut harus dilengkapi dengan alamat lengkap si penerima. Tentu juga alamat si pengirim perlu dicantumkan untuk memudahkan penerima dari mana datangnya surat tersebut. Jika alamat si penerima tidak lengkap misalnya tidak ada nomor rumah, tidak di cantumkan nama penerima maka surat tersebut dipastikan tidak akan sampai.
    IP address adalah sekelompok bilangan biner 32 bit yang dibagi menjadi 4 bagian yang masing-masing bagian itu terdiri dari 8 bit, angka pada masing-masing bit tersebut adalah angka 1 dan 0.
    misalnya : 11000111. Nilai paling besar dari biner 8 bit adalah 255, angka 255 ini dihitung dari bilangan biner 2 berpangkat. Misalnya :
    11111111 = 27 + 26 + 25 + 24 + 23 + 22 + 21 + 20
    = 128 + 64 + 32 + 16 + 8 + 4 + 2 + 1
    = 255



    Dengan demikian IP address yang terdiri dari 4 bagian bilangan 8 bit maka nilai terbesar IP address tersebut adalah
    11111111.11111111.11111111.11111111 atau 255.255.255.255.255
    Untuk memudahkan kita dalam membaca dan mengingat suatu alamat IP maka umumnya penamaan yang digunakan adalah berdasarkan bilangan desimal.
    IP address dibagi menjadi kelas-kelas yang masing-masing mempunyai kapasitas jumlah IP yang berbeda-beda. IP address terdiri dari dua bagian yaitu bagian network ID dan host ID. Network ID menunjukkan ID alamat jaringan tempat host-host berada sedangkan host ID adalah bagian yang menunjukkan host itu berada. Sederhananya, Network ID seperti nama jalan sedangkan Host ID adalah nomor rumah di jalan tersebut.
    Kelas-kelas IP address adalah sebagai berikut :

    Kelas A
    IP address kelas A terdiri dari 8 bit untuk network ID dan sisanya 24 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas A digunakan untuk jaringan dengan jumlah host sangat besar. Pada bit pertama berikan angka 0 sampai dengan 127.
    Karakteristik IP Kelas A
    Format : 0NNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH.HHHHHHHH
    Bit Pertama : 0
    NetworkID : 8 bit
    HostID : 24 bit
    Bit Pertama : 0 -127
    Jumlah : 126 (untuk 0 dan 127 dicadangkan)
    Range IP : 1.x.x.x – 126.x.x.x
    Jumlah IP : 16.777.214
    Misalnya IP address 120.31.45.18 maka
    Network ID = 120
    HostID = 31.45.18
    Jadi IP di atas mempunyai host dengan nomor 31.45.18 pada jaringan 120


    Kelas B
    IP address kelas B terdiri dari 16 bit untuk network ID dan sisanya 16 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas B digunakan untuk jaringan dengan jumlah host tidak terlalu besar. Pada 2 bit pertama berikan angka 10 sehingga bit awal IP tersebut mulai dari 128 – 191.
    Karakteristik IP Kelas B
    Format : 10NNNNNN..NNNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH
    Bit Pertama : 10
    NetworkID : 16 bit
    HostID : 16 bit
    Bit Pertama : 128 -191
    Jumlah : 16.384
    Range IP : 128.1.x.x – 191.155.x.x
    Jumlah IP : 65.532
    Misalnya IP address 150.70.60.56 maka
    Network ID = 150.70
    HostID = 60.56
    Jadi IP di atas mempunyai host dengan nomor 60.56 pada jaringan 150.70


    Kelas C
    IP address kelas C terdiri dari 24 bit untuk network ID dan sisanya 8 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas C digunakan untuk jaringan untuk ukuran kecil. Kelas C biasanya digunakan untuk jaringan Local Area Network atau LAN. Pada 3 bit pertama berikan angka 110 sehingga bit awal IP tersebut mulai dari 192 – 223.
    Karakteristik IP Kelas C
    Format : 110NNNNN.NNNNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH
    Bit Pertama : 110
    NetworkID : 24 bit
    HostID : 8 bit
    Bit Pertama : 192 - 223
    Jumlah : 16.384
    Range IP : 192.0.0.x.x – 223.255.255.x.x
    Jumlah IP : 254 IP
    Misalnya IP address 192.168.1.1 maka
    Network ID = 192.168.1
    HostID = 1
    Jadi IP di atas mempunyai host dengan nomor 1 pada jaringan 192.168.1
    Kelas IP address lainnya adalah D dan E, namum kelas IP D dan E tersebut tidak digunakan untuk alokasi IP secara normal namum digunakan untuk IP multicasting dan untuk experimental.

    27 March, 2010

    SETTING LILO & GRUB


    Owh. . .sekian Lama ku tak Posting. Akhirnya posting juga. Awalnya bingung mau posting apa. Nah seteLah mempeLajari Sistem Operasi Jaringan Debian Woody 0.3 dengan Mas Supri angkatan pertama TKJ di Stembase. Aku Lumayan bingung. Eah tidak Lumayan tapi memang banyak bingungnya. Dan akhirnya aku searching soaL boot Loader pada Linux. Ini bukan tulisan saya melainkan orang lain. Tapi, biar ku gag Lupa, aku masukin di bLog deh. . .simak dan pahami.!

    PENGENALAN BOOTLOADER
     
    1.LILO
    LILO (linux loader) merupakan salah satu loader yang sering digunakan,li
    lo ini biasanya terdapat pada distribusi RedHat dan turunannya.lilo biasanya digunakan pada mesin intel-compatible , sedangkan mesin lain seperti Digital Equipment Corp. menggunakan MILO. Alpha PC, SPARCH-compatible dapat menggunakan SILO.Untuk linux yang sekarang kita gunakan kita tidak perlu menginstal loader karena saat install system oprasi nya maka akan secara otomatis terinstall pada linux kita. Kita dapat melakukan konfigurasi pada lilo dengan menggunakan text editor seperti vi,pico dan lain lain,dimana user root yang diizinkan untuk melakukan konfigurasi.letak file lilo ada di /etc/lilo.conf

    #vi /etc/lilo.conf
    message = /boot/message
    timeout = 40
    prompt
    default = Suse
    boot = /dev/hda



    ##system oprasi linux ##
    image = /boot/vmlinuz
    label = Suse
    initrd = /boot/initrd
    root = /dev/hda7


    keterangan dari isi dile lilo.conf diatas
    Baris------Keterangan
    ****************************
    message--Memanggil pesan yang akan ditampilkan saat booting yang terletak di /boot/message
    timeout---Waktu untuk melilih OS lain jika kita cantumkan pada lilo.conf . 40 artinya akan login ke OS default setelah 4 detik
    default---Merupakan OS default untuk login
    boot---Harddisk yang digunakan untuk booting yaitu /dev/hda
    image---Ini berisi image dari kernel sistem oprasi yang akan di booting biasanya /boot/vmlinuz
    label---Nama yang akan di tampilkan pada saat booting
    initrd---Ini berisi initial ramdisk dari kernel biasanya di /boot/initrd
    root---Berisi letak partisi dari sistem oprasi yang akan di booting

    Sebagai contoh kita akan menambahkan sistem oprasi linux slackware dan windows xp pada lilo.conf dimana windows xp sebagai default nya:


    #vi /etc/lilo.conf
    message = /boot/message
    timeout = 40
    prompt
    default = Windows
    boot = /dev/hda

    ##system oprasi windows XP##
    other = /dev/hda1
    label = Windows

    ##system oprasi linux Suse##
    image = /boot/vmlinuz
    label = Suse
    initrd = /boot/initrd
    root = /dev/hda7

    ##system oprasi slackware##
    image = /boot/vmlinuz
    label = slack
    initrd = /boot/initrd
    root = /dev/hda9

    setelah melakukan konfigurasi pada lilo.conf maka kita save , untuk menjalannya kita dapat mengetikan perintah :
    #/sbin/lilo

    Jika tidak ada pesan error atau skip yang ditampilkan maka konfigurasi lilo.conf maka yang anda telah benar.ada baiknya sebelum melakukan konfigurasi kita mem backup file lilo.conf


    2.PENGENALAN GRUB
    Grub (Grand Unified Boot Loader) merupakan loader yang juga sering digunakan pada system oprasi linux.Untuk konfigurasi pada Grub ini pun tak jauh berbeda dengan lilo.grub ini biasanya terdapat pada distribusi seperti Ubuntu. Ada sedikit perbedaan untuk konfigurasi Grub dengan lilo ,dimana pada grub penamaan untuk partisi dan nomor partisi dimulai dari nol ”0” namun untuk mounting partisi tidak ada perbedaan.letak file konfigurasi grub di /boot/grub/menu.lst

    Primary IDE master = /dev/hd0
    Primary IDE slave = /dev/hd1
    secondary IDE master = /dev/hd2
    secondary IDE slave = /dev/hd3

    Untuk konfigurasi dapat negetikan perintah :
    #vi /boot/grub/menu.lst
    default 0
    timeout 10

    title Windows XP
    root (hd0,0)
    savedefault
    makeactive
    chainloader +1

    title Ubuntu, kernel 2.6.15-26-386
    root (hd0,1)
    kernel /boot/vmlinuz-2.6.15-26-386 root=/dev/hda2
    initrd /boot/initrd.img-2.6.15-26-386
    savedefault
    boot

    Baris----Keterangan
    *************************
    Default----Nomor dari OS yang secara default akan login, dimulai dari 0 untuk OS pertama dan seterusnya ,pada contoh diatas windows XP adalah defaultnya
    Timeout----Lamanya waktu yang disediakan untuk memilih OS dalam detik, 10 detik pada contoh diatas
    Title----Nama OS yang akan ditampilkan
    Root---Menunjukan Letak partisi penulisannya dimulai dari 0
    Kernel---Letak dari kernel , dan diikuti dengan penulisan letak partisi seperti pada konfigurasi lilo
    Initrd---Letak dari initial ramdisk

    Contoh :
    jika kita melakukan instal linux yang lain kita dapat menambahkan pada grub,kita manambahkan distro Suse yang terletak pada partisi /dev/hda3 maka kita cukup manambahkan pada menu.lst dibaris berikutnya:
    #vi /boot/grub/menu.lst
    title SUse
    root (hd0,2)
    kernel /boot/vmlinuz root=/dev/hda3
    initrd /boot/initrd
    savedefault
    boot


    jika anda telah selesai melakukan konfigurasi dan disave,selanjut nya ketikan perintah :
    #grub

    Setelah mengetikan perintah diatas maka akan muncul prompt grub>,kemudian kita ketikan perintah :
    grub>root (hd0,1)
    grub>setup (hd0)
    grub>quit

    Baris-----Keterangan
    *************************
    Root---Menuliskan Letak dari partisi /boot berada, pada contoh diatas terletak di hd0,1
    Setup---Menginstall atau meload grub di MBR , di ikuti dengan letak partisi
    Quit----Keluar dari prompt grub


    Setelah selesai dan tanpa ada pesan kesalahan , komputer siap direstart.